Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Keren! Mahasiswa KKN Unnes di Sukoharjo Pati Sulap Kulit Bawang Jadi Biopestisida

MURIANEWS, Pati – Kebanyakan ibu-ibu rumah tangga membuang kulit bawang saat selesai memasak. Padahal, kulit bawang tersebut mempunyai manfaat untuk tanaman.

Mahasiwa UNNES Semarang yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa membuktikan hal tersebut. Berawal dari keprihatinan banyaknya limbah rumah tangga tersebut, mereka berhasil menyulap kulit bawang bisa menjadi biopestisida.

Moch Faizal Rachmadi anggota KKN BMC-19 Unnes mengatakan, masalah yang sering dijumpai saat berkebun adalah hama. Terkadang, untuk mengatasi hama itu petani lebih memilih pupuk kimia. Padahal kulit bawang pun bisa untuk mengatasi itu.

“Karena itu, mahasiswa KKN UNNES mengajari ibu-ibu PKK untuk membuat kulit bawnag menjadi biopestisida. Karena ini nantinya sangat bermanfaat untuk pertanian,” katanya.

Sementara proses pengolahannya, kulit bawnag direndam dengan air selama satu hingga dua hari. Tentunya itu dengan perbandingan 1:1. Setelah itu, air rendaman bisa langsung digunakan untuk pertanian.

“Di dalam bawang merah sendiri terkandung senyawa acetogenin. Penggunaan dalam konsentrasi tinggi, senyawa tersebut berguna sebagai anti-feeden yang dapat menyebabkan serangga bahkan hama tidak akan nyaman memakan tanaman, bahkan bisa mengakibatkan kematian pada serangga,” imbuhnya.

Dalam penggunannya, apabila digunakan dalam dosis kecil, maka nafsu makan hama akan berkurang. Sedangkan penggunaan dosis banyak akan menyebabkan serangga keracunan.

“Sangat simpel dan sederhana. Semoga ini bisa dipraktekkan masyarakat. Sehingga dapat membuat biopestisida secara mandiri,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...