Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pedagang Pasar Rakyat Kudus Diultimatum Segera Aktif Jualan, Ini Sanksinya Jika Bandel

MURIANEWS, Kudus – Seluruh pedagang di Pasar Rakyat Kudus diultimatum untuk segera menempati los maupun kios untuk berjualan di pasar itu. Mereka diberi waktu maksimal hingga Rabu (2/9/2020) pekan depan.

Jika tidak, maka Dinas Pedagangan Kudus akan memberikan sanksi. Yakni pencabutan hak pakai los di dalam pasar, dan akan digantikan kepada calon pedagang lain.

Jumat (28/2020) hari ini para pedagang baru, mengambil surat pernyataan dan perjanjian untuk segera aktif berjualan. Sementara untuk pedagang lama sudah dilakukan pada beberapa hari lalu.

“Untuk pedagang lama Rabu (26/8/2020) kemarin sudah didata dan ditata. Semua pedagang diberikan surat pernyataan untuk perjanjian agar benar-benar niat dan aktif untuk berjualan di Pasar Rakyat,” kata Sekretaris Dinas Perdagangan Andy Imam.

Pedagang mengambil surat pernyataan di Dinas Perdagangan Kudus (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Ia mengaku memberi batasan untuk semua pedagang agar bisa mulai menggelar lapaknya di los yang sudah tersedia mulai hari Senin (31/8/2020) pekan depan, dan maksimal pada Rabu (2/9/2020).

“Kalau selama tiga hari tersebut belum ditempati, maka los yang sudah didapatkan akan dicabut dan diganti dengan pedagang lain yang benar-benar serius untuk berdagang,” ucapnya.

Ia menyatakan, para pedagang tidak diperbolehkan membawa kompor untuk memasak dagangan di dalam pasar. Namun jika berjualan nasi atau makanan lain yang sudah matang dan terbungkus diperbolehkan.

Menurutnya, Pasar Rakyat mempunyai 198 los dan 35 kios untuk berdagang. Namun dari jumlah itu, ada beberapa yang belum terisi karena ada pedagang yang sudah terdaftar dan belum bisa hadir untuk mengambil surat pernyataan.

“Yang sudah akan menempati 55 pedang pindahan dari Pasar Baru,  35 pedagang ikan dan 85 pedagang sayur. Sisanya belum bisa hadir tadi namun, semua sudah ada yang mengisi,” tandasnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...