Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

26.421 Warga Grobogan Menanti Keberangkatan Haji, Daftar Tunggu Sampai 2047

MURIANEWS, Grobogan – Adanya pandemi Covid-19 ternyata tidak begitu berdampak dengan penurunan jumlah pendaftar haji di Grobogan. Indikasinya bisa dilihat dengan sudah banyaknya pendaftar haji di masa pandemi ini.

Saat ini daftar tunggu keberangkatan haji dari Grobogan tercatat sudah sebanyak 26.421 orang. Di tahun 2020 ini saja hingga akhir Juli 2020 sudah ada 1.731 orang yang baru mendaftar.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Grobogan Abdur Rouf mengungkapkan, meski ada pandemi, namun jumlah pendaftar haji dinilai masih cukup tinggi.

Jumlah pendaftar haji sudah ada 1.731 orang. Jumlah itu dari rekapitulasi hingga akhir Juli 2020 lalu.

“Sampai akhir Juli jumlah pendaftarnya sudah sebanyak ini. Kemungkinan hingga akhir tahun nanti jumlahnya bisa lebih dari 2.000 orang,” kata Rouf, Jumat (28/8/2020).

Dijelaskan, pada Januari 2020 jumlah pendaftar haji ada 398 orang. Kemudian, Februari 288 orang, Maret 237 orang, April 118 orang, Mei 85 orang, Juni 272 orang, dan Juli 333 orang.

“Untuk pendaftar haji tahun 2020 ini, porsi keberangkatannya masih sekitar tahun 2047 mendatang. Jadi daftar tunggunya memang cukup lama,” jelasnya.

Rouf mengatakan, sebagian besar pendaftar haji pada beberapa tahun terakhir didominasi usia muda atau produktif. Yakni, orang dengan kisaran usia 20 hingga 35 tahun.

“Kondisi itu di sisi lain cukup menggembirakan dan sesuai dengan moto seksi PHU ‘daftar haji di usia muda lebih baik’. Selama ini, moto ini selalu kami sampaikan pada masyarakat dalam berbagai kesempatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk total keseluruhan pendaftar haji yang sudah masuk dalam daftar tunggu ada 26.421 orang.

Sedangkan jumlah calon jemaah haji yang seharusnya berangkat pada tahun 2020 ini tetapi akhirnya tertunda karena pandemi Covid-19 sebanyak 1.078 orang.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...