Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Gemuruh Semburan Lumpur Kesongo Terdengar Hingga Bendoharjo Grobogan

MURIANEWS, Grobogan – Kawasan tanah lapang seluas ratusan hektar di wilayah Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Blora yang dinamakan Kesongo memunculkan fenomena alam, Kamis (27/8/2020). Yakni, mengeluarkan semburan partikel lumpur setinggi belasan meter yang mengandung zat belerang.

Sejauh ini, dampak semburan lumpur dirasakan warga di Desa Gabusan. Sementara warga di wilayah Kabupaten Grobogan tidak terkena dampak dari munculnya fenomena alam itu.

Meski demikian, saat muncul semburan itu sempat terdengar di wilayah Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus, Grobogan.

“Ini, saya barusan monitor ke wilayah yang berbatasan dengan lokasi Kesongo. Sejauh ini, kondisinya aman terkendali. Namun, pada pagi tadi memang ada warga yang mendengar suara gemuruh saat munculnya semburan lumpur,” kata Plt Camat Gabus Widodo Joko Nugroho.

Menurut Widodo, kawasan Kesongo itu sebagian arealnya masuk wilayah Kecamatan Jati dan Kunduran, Kabupaten Blora.

Kemudian wilayah yang sebelah barat berdekatan dengan wilayah Dusun Soko dan Dusun Bendo, Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus.

Baca: Ada Kisah Ular Raksasa Jaka Linglung di Kesongo Blora yang Terkenal karena Semburan Lumpur

Jarak kawasan Kesongo dari perkampungan penduduk terdekat sekitar lima kilometer. Dari luar perkampungan ini, masih harus melewati kawasan hutan untuk menuju kawasan Kesongo di sisi barat (wilayah Grobogan).

“Informasi yang saya terima, titik semburan lumpur tadi pagi lokasinya dekat dengan wilayah Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Blora. Jadi, warga sekitar situ yang terkena dampaknya,” katanya.

Seperti diberitakan, semburan lumpur di kawasan Kesongo terjadi pagi tadi. Dalam bahasa Jawa, semburan lumpur di kawasan Kesongo seperti itu disebut Ngordho atau Kurdo.

Dari keterangan warga, semburan lumpur di kawasan Kesongo kali terakhir terjadi sekitar tiga tahun lalu.

Baca: Muncul Semburan Lumpur di Kesongo Blora, Empat Orang Dilarikan ke Rumah Sakit dan Puskesmas

Fenomena alam keluarnya semburan lumpur di kawasan Kesongo itu mirip dengan yang terjadi di obyek wisata Bledug Kuwu di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Grobogan. Hanya saja, letupan lumpur di Bledug Kuwu tidak mengandung belerang.

Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Blora Agung Tri mengatakan, semburan lumpur dilaporkan terjadi pada pagi tadi, sekitar pukul 05.00 WIB. Semburan terjadi beberapa kali dalam kurun waktu sekitar 10 menit.

Akibat kejadian tersebut, ada empat warga setempat yang sempat dilarikan ke RS Habibullah dan Puskesmas Doplang.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...