Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Galang Aksi Sosial, Para Pelawak Pati Ngamen di Alun-Alun Tayu

MURIANEWS, Pati – Para pelawak yang tergabung dalam Manunggaling Pelawak Pati (MPP) menggelar aksi ngamen solidaritas di Alun-alun Tayu, Rabu (26/8/2020). Ngamen ini dilakukan lantaran untuk membantu teman seprofesi yang saat ini tengah sakit dan sudah tidak bisa bekerja lagi.

Koordinator Aksi Ngamen yang juga Pelawak, Mogol mengatakan, kegiatan yang dilakukan bukan untuk individu, melainkan untuk aksi sosial. Apabila dana sudah terkumpul, selain untuk operasional, sisanya untuk pekerja seni yang sudah tidak bisa bekerja.

“Ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kita kepada saudara kita pekerja seni yang sudah tua dan tidak bisa bekerja lagi. Dalam posisi saat ini beliau-beliau sakit, maka kita bergabung untuk mencari dana,” katanya.

Meskipun sudah ada bantuan pemerintah berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan nominal Rp 600 ribu, tetapi itu dinilai belum cukup. Lantaran kebutuhan selama sebulan ada banyak, belum lagi untuk berobat.

“Kalau dikatakan membantu, ya membantu. Cuma mohon maaf, hanya uang Rp 600 ribu untuk satu bulan itu apa cukup? Sedangkan yang sakit butuh berobat, juga butuh makan. Jadi ini tadi kegiatan kita murni untuk sosial,” lanjutnya.

Selama mengadakan aksi ngamen, lanjut Mogol, pihaknya juga turut menyosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan pada masyarakat. Selain itu, ia juga membagikan masker secara gratis.

“Mudah-mudahan ini tidak berbenturan dengan kebijakan pemerintah. Dikarenakan kita pekerja seni, tapi saat ini tidak bisa bekerja. Mudah-mudahan dari bapak aparat atau pemerintah memberikan izin,” harap Mogol.

Mogol berharap, di lain kesempatan para pelawak dapat melakukan aksi yang serupa tanpa kendala apapun. Mengingat, kegiatan tersebut dinilai sangat membantu bagi teman seprofesi.

“Sekali lagi, ini untuk pekerja seni yang sudah tidak bisa bekerja. Awalnya hanya kumpul-kumpul, tapi semua sepakat ngamen. Dari pada cuma mengandalkan bantuan dari pemerintah, hanya ini yang bisa kami lakukan,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...