Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sudah Ada Tiga Nakes di Kudus Meninggal dengan Status Covid-19

MURIANEWS, Kudus – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus mencatat sudah ada sebanyak tiga tenaga kesehatan (nakes) yang gugur dengan status positif Covid-19. Ketiga nakes tersebut berasal dari sejumlah fasilitas kesehatan yang berbeda-beda.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi merincikan, untuk kasus pertama terjadi di salah satu puskesmas di Kecamatan Undaan.

Sementara untuk kasus kedua, merupakan salah satu nakes yang bekerja di rumah sakit swasta di Kudus. Dan satu kasus terbaru, juga berasal dari salah satu rumah sakit swasta di Kudus awal pekan ini.

“Sampai saat ini memang sudah ada tiga orang tenaga kesehatan di Kudus yang telah meninggal dunia saat pandemi ini,” kata Andini Rabu (26/8/2020) siang.

Walau demikian, semua nakes yang meninggal adalah bukan murni karena Covid-19. Melainkan, ketiganya memiliki komorbit atau penyakit penyerta. “Meninggal dengan penyakit penyerta,” ujarnya.

Sementara sampai saat ini, masih ada setidaknya 390 kasus aktif corona di Kudus.  Sebanyak 314 pasien menjalani isolasi mandiri dan 76 pasien sisanya menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

Dari jumlah tersebut, ada 28 kasus baru. Sebanyak 21 pasien baru di antaranya kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Kemudian ada tujuh pasien baru yang diperbolehkan isolasi mandiri karena telah memenuhi kriteria. “Mereka tidak bergejala dan tidak memiliki penyakit penyerta,” terangnya.

Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 1.058 kasus. Di mana ada sebanyak 76 pasien menjalani perawatan, 314 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada sebanyak 538 pasien yang sudah sembuh dari corona.

“Sementara ada 130 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya.

Kemudian untuk kasus suspek corona dalam wilayah, yakni ada sebanyak 70 suspek dirawat, 64 suspek jalani isolasi mandiri, dan sepuluh suspek dirujuk dan meninggal 72 orang. Untuk kasus suspek yang telah dinyatakan selesai, adalah sebanyak 1.027 orang.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...