Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dampak Pandemi, Pabrik Garam di Pati Kurangi Produksi Hingga 50 Persen

MURIANEWS, Pati – Dampak pandemi juga dirasakan oleh pabrik pengolahan garam di Kabupaten Pati. Sudah enam bulan ini, jumlah produksinya dikurangi hingga 50 persen, lantaran kesulitan untuk menjual garamnya.

Apalagi, sejumlah industri makanan ringan saat ini juga mengurangi pasokan terhadap garam. Sementara kebutuhan garam yodium masyarakat, tidak begitu tinggi.

Hal itu diakui oleh Agoes Soedjadi pemilik pabrik pengolahan garam Talenta Raya Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan. Dia mengatakan, tidak hanya penurunan produksi, bahkan jam kerja karyawan juga ikut dikurangi.

“Permintaan turun derastis di masa pandemi ini. Untuk garam konsumsi, penjualannya saat ini juga sulit. Apalagi pada masa awal pandemi, banyak sales yang tidak bisa masuk ke desa untuk menjual garam,” terangnya, Rabu (26/8/2020).

Agoes menjelaskan, sebelum ada pandemi Covid-19, produksi dalam sehari bisa mencapai 20 ton garam. Jumlah tersebut lantaran ada banyak permintaan dari industri makanan ringan maupun pengolahan ikan asin.

Sementara selama pandemi ini, produksi paling banyak hanya 10 ton garam. Itu pun terkadang masih ada yang ditimbun karena tidak bisa keluar semua. Begitu juga dengan produksi garam yodium atau garam konsumsi, juga mengalami pengurangan.

“Karena produksi berkurang, jam kerja karyawan juga saya kurangi. Kalau biasanya karyawan masuk enam hari kerja, tapi saat ini hanya empat hari kerja selama seminggu,” tuturnya.

Dia mengaku, kondisi penjualan saat ini memang sangat sulit. Apalagi, pihaknya juga tidak mempunyai strategi khusus untuk menjual garamnya ke industri yang lain.

“Yang penting terus berusaha untuk menjual. Laku sedikit tidak masalah, yang penting laku terjual sehingga produksinya tidak macet,” tutup Agoes.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...