Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tertinggi di Jepara, Puskesmas II Kedung Siapkan Program Sister Atasi Stunting

MURIANEWS, Jepara – Kecamatan Kedung saat ini menjadi salah satu basis kasus stunting atau gangguan pertumbuhan anak akibat kurang asupan gizi pada jangka waktu lama) di Kabupaten Jepara. Angka balita yang mengalami stunting di wilayah ini bahkan paling tinggi di Jepara.

Nursiana Puspitaningtyas, ahli gizi di Puskesmas Kedung II mengatakan, dari hasil evaluasi Program Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Tahun 2019, angka stunting yang terjadi di Jepara mencapai 19,61 persen dari 9.254 balita.

Dari angka tersebut, sebanyak 30 persen dari jumlah 475 balita  yang ada di wilayah Puskesmas Kedung II Jepara, mengalami stunting. Angka ini tergolong cukup tinggi karena masih berada di atas standar yang ditetapkan World Health Organisation (WHO), yakni di bawah 20 persen.

Baca: 18 Ribu Balita di Jepara Alami Stunting, Kemensos Turun Tangan

”Forum rembug stunting Jepara juga telah menetapkan wilayah Kedung sebagai salah satu lokus stunting pada 2021,” katanya.

Sejak saat ini, pencegahan stunting  telah menjadi fokus di Kabupaten Jepara dengan Bappeda sebagai koordinator pelaksana teknis. Namun sejak pandemi Covid-19 melanda,  kegiatan pencegahan dan penanganan stunting khususnya di puskesmas Kedung II sedikit terhambat.

”Pemantauan pertumbuhan balita di posyandu terpaksa ditutup karena pandemi. Sehingga upaya pencegahan stunting kurang maksimal,” terangnya.

Baca: Kasus Stunting Masih Tinggi, Komisi C Jepara Bakal Panggil OPD Terkait

Namun di awal Agustus ini, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara telah menyiapkan protokol adaptasi kebiasaan baru (AKB). Dengan protokol tersebut sebanyak 23 posyandu di wilayah Puskesmas Kedung II mulai dibuka kembali  dengan menerapkan prinsip protokol kesehatan.

”Dengan harapan seluruh balita di wilayah Puskesmas Kedung 2  terpantau dan bisa mencegah stunting yang terjadi,” ujarnya.

Sebagai upaya pencegahan stunting Puskesmas Kedung II juga telah menyiapkan program Sister atau Sekolah Ibu Stunting Terpadu. Kegiatan ini meliputi kegiatan smart parenting, smart nutrition, smart cooking, dan konsultasi gizi.

Baca: Sempat Terabaikan Karena Pandemi, Puskesmas Kedung II Jepara Kembali Fokus Penanganan Stunting

Program yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, rasa kesadaran dan kepedulian masyarakat mengenai stunting. Selain itu juga untuk meningkatkan kreativitas masyarakat dalam upaya pencegahan stunting melalui pengolahan bahan pangan bergizi berbasis sumber daya pangan lokal.

”Program Sister’ akan fokus pada pemahaman mengenai gizi, pola asuh, dan pengolahan pangan yang menjadi salah satu pengaruh terjadinya stunting. Sasaran dari program ini adalah Wanita Usia Subur (WUS), ibu hamil dan ibu balita,” tambahnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...