Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Luwur Baru Makam Sunan Kudus Mulai Dibuat, Luwur Lama Akan Dibagikan ke Warga

MURIANEWS, Kudus – Prosesi Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus mulai memasuki pembuatan luwur baru untuk dipasang di seputaran makam Sunan Kudus. Luwur lama sebelumnya telah dicopot pada 20 Agustus 2020 lalu.

Humas Panitia Buka Luwur Makam Sunan Kudus Muhammad Kharis mengatakan, ada sekitar 35 orang yang dilibatkan dari prosesi pelepasan, pembuatan, hingga pemasangan nanti.

“Untuk saat ini memang sedang tahap pembuatan luwur yang baru,” kata Kharis, Selasa (25/8/2020).

Untuk motif kainnya, ada sejumlah motif yang dibuat. Yakni motif kompol, motif melaten, motif wiru, dan motif unthuk.

Motif tersebut dibuat dengan kualitas kain yang baik. Pemasangannya pun juga memiliki tempatnya sendiri-sendiri.

Kharis merincikan, motif unthuk diletakkan di area dalam. Sementara motif kompol diletakkan di pojok-pojok makam. Serta motif melaten yang digunakan untuk menghias bagian dalam. Dan motif waru yang digunakan untuk menutup.  “Jadi tiap motif kain punya penempatannya sendiri-sendiri,” terangnya.

Sementara luwur yang lama, kata dia, akan dibagikan ke warga sekitar kompleks masjid. Kain dari makam Sunan Kudus ini banyak yang mempercayai mempunyai berkah tersendiri.

“Untuk pemasangan luwur yang baru akan dilakukan mulai Jumat mendatang,” kata dia.

Baca: Nasi Jangkrik Buka Luwur Makam Sunan Kudus Akan Dibagikan Door to Door

Di tempat terpisah, yakni di parkiran menara Kudus, persiapan untuk memasak nasi jangkrik dan uyah asem mulai dipersiapkan. Yakni dengan membangun dapur umum untuk memasak dua menu tersebut.

“Namanya pawon, terbuat dari tumpukan paving untuk tungku dan dandang berukuran besar untuk memasak besar,” ujarnya.

Pihak panitia sendiri akan melakukan penyembelihan hewan untuk lauk dua menu pada Jumat (28/8/2020) dini hari. Sementara proses memasaknya akan berlangsung Jumat pagi. Nantinya tidak ada antrean untuk pembagian nasi jangkrik.

Namun, kata dia, panitia tetap akan mengadakan pembagian berkat salinan. Berkat salinan sendiri, lanjut dia, diperuntukkan untuk para masyarakat yang telah memberikan sedekah.

Haris merincikan, bagi masyarakat yang telah bersedakah untuk acara Buka Luwur Sunan Kudus, akan diberi kartu. Di acara puncaknya, kartu tersebut akan ditukarkan dengan berkat nasi uyah atau jangkrik.

“Antrean umum akan digantikan dengan cara membagikannya dari rumah ke rumah di sekitaran kompleks Masjid Menara dan sejumlah titik,”jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...