Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ganjar Sentil Ada Pejabat Tak Pakai Masker Saat Peresmian Pabrik di Grobogan

MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah menyentil para pejabat yang kedapatan tak memakai masker saat beraktivitas di luar. Kali ini sejumlah pejabat yang hadir dalam peresmian pabrik suling kayu putih Koperasi Kendeng Rimba Raya IPHS Kabupaten Grobogan yang kena sentil.

Teguran ini dilakukan melalui cuitan di Twitter milik Ganjar. Ia menananggapi unggahan foto akun Dinas Lingkungan dan Kehutanan Provinsi Jateng terkait peresmian pabrik itu.

Dalam foto itu terlihat ada tiga orang yang berdiri di barisan paling depan tak memakai masker. Dalam foto diberi caption:

“Peresmian pabrik suling kayu putih Koperasi Kendeng Rimba Raya IPHS Kabupaten Grobogan oleh Plt. Kepala Dinas @dlhkprovjateng, Ketua Komisi B DPRD Kab. Grobogan dan ADM KPH Gundih @Heruxjogo”.

Foto itu dunggah pada Senin (24/8/2020) malam. Ganjar pun langsung menyentil tindakan tak bermasker ini di Twitternya. Ia menuliskan “Itu kok gak pakai masker?. Anggota DPRD juga harus pakai masker,” tulis Ganjar dalam dua kali cuitan.

Saat dikonfirmasi wartawan usai menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Pramuka tingkat Provinsi Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa (25/8/2020), Ganjar mengaku tidak tahu secara pasti siapa saja mereka. Namun ia menduga mereka adalah pejabat publik.

“Tidak tahu siapa dia (orang-orang dalam foto). Tapi kalau tidak salah ada eksekutif, legislatif, ada perangkat desa gitu kalau nggak salah di situ. Kok postingan di dinas itu, lho kok nggak pakai masker?” kata Ganjar.

Ganjar pun menyayangkan hal ini. Ganjar menjelaskan saat ini seringkali masih ditemukan ketidaktertiban terkait protokol kesehatan, baik pemakaian masker maupun jaga jarak.

Bahkan ada pejabat publik yang juga belum tertib. Padahal menurut dia, sebagai pejabat publik seharusnya memberikan contoh baik kepada masyarakat.

“Semua, banyak. Kita ini kan seringkali tidak tertib, siapa pun di antara kita. Ternyata ketidaktertiban itu muncul bukan karena kita menyalahkan masyarakat, ayo dicekeli (ditangkap) sampai sekarang lagi dioperasi kan?. Kemarin juga ada yang berontak, melawan. Kalau kita sendiri, pejabatnya,  tidak kasih contoh ya bahaya itu,” ujarnya.

Baca: Dua Dewan Kena Sentil Ganjar karena Tak Pakai Masker, Ini Tanggapan Ketua DPRD Grobogan

Ganjar menegaskan jika kritiknya itu tak hanya terkait acara yang di Grobogan saja. Ia juga mengkritisi beberapa pihak yang juga membuat even besar di tengah kondisi pandemi Covid-19. Terlebih even yang dibuat juga menimbulkan kerumunan tanpa memperhatikan jaga jarak.

“Kemarin juga ada mal dibuka, langsung saya kontak tidak boleh Anda seperti itu. Sudah siap lho, iya tapi kan siapnya di atas kertas, tidak siap untuk mengontrol. Ini contoh-contoh,” kata Ganjar.

Baca: Operasi Serentak Digelar di Jateng, Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Mulai Cabut KTP Hingga Sapu Jalan

Ganjar mengingatkan kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk tidak menyepelekan protokol kesehatan.

Ia juga meminta untuk meningkatkan ketertiban adaptasi kebiasaan baru yang saat ini masih belum adaptif.

“Saya sensitif pada soal itu. Biasanya kalau dalam model vicon saya juga sensitif untuk bisa mengingatkan secara langsung. Karena mengingatkan secara langsung itu sekaligus juga efek kejut yang bisa kita berikan kepada mereka,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...