Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Update Corona Kudus: Balita Umur Dua Tahun Tertular, Nenek 60 Tahun Sembuh

MURIANEWS, Kudus – Penambahan kasus positif Covid-19 dengan jumlah cukup banyak terjadi di Kudus. Ada 25 kasus baru yang dicatat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus, Senin (24/8/2020) malam tadi.

Kesluruhan kasus baru tersebut berasal dari dalam wilayah Kudus. Satu di antaranya, merupakan balita perempuan usia dua tahun asal Desa Krangrowo, Kecamatan Undaan.

Balita ini dinyatakan positif berdasarkan hasil tracking kontak pada tanggal 22 Agustus 2020 lalu.

“Yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri, karena tanpa penyakit penyerta,” kata Jubir GTPP Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi, Selasa (25/8/2020) siang.

Selain  anak dua tahun, Andini menyebut ada 24 pasien corona baru. Sebelas dari mereka kini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan di Kudus. Sementara sisanya menjalani isolasi mandiri,

Walau demikian, penambahan pasien sembuh juga cukup banyak terjadi. Di mana ada 21 pasien sudah dinyatakan sembuh. Keseluruhannya, juga berasal dari dalam wilayah.

Satu di antaranya merupakan seorang perempuan berusia 60 tahun berdomisili di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati.

“Mereka merupakan pasien yang sudah merampungkan pemantauan dan perawatannya, pasien tanpa gejala bisa dinyatakan sembuh setelah jalani isolasi minimal sepuluh hari,” terangnya.

Selain 25 pasien positif baru dan 21 pasien sembuh, Gugus Tugas juga mencatat ada sebanyak lima pasien yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19. Semua, berasal dari dalam wilayah.

Yakni perempuan berusia 72 tahun asal Desa Pladen, laki-laki berusai 41 tahun dari Desa Ploso, dan laki-laki berusia 37 tahun berdomisili di Desa Megawon, Jati.

Serta laki-laki berusia 61 tahun berdomisili di Desa Barongan dan perempuan berusia 77 tahun berdomisili di Desa Barongan Kecamatan Kota.

“Keseluruhannya meninggal karena penyakit penyerta. Kami tengah mengaudit semua kematian pasien berstatus positif Covid-19,” ujar Andini.

Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 1.030 kasus. Di mana ada sebanyak 73 pasien menjalani perawatan, 307 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada sebanyak 525 pasien yang sudah sembuh dari corona.

“Sementara ada 125 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya.

Kemudian untuk kasus suspek corona dalam wilayah, yakni ada sebanyak 57 suspek dirawat, 64 suspek jalani isolasi mandiri, dan sepuluh suspek dirujuk dan meninggal 74 orang. Untuk kasus suspek yang telah dinyatakan selesai, adalah sebanyak 1.026 orang.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...