Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ponpes dan Wisata di Kudus Ini Jadi Percontohan Adaptasi Kebiasaan Baru

MURIANEWS, Kudus – Polres Kudus mencanangkan Program Pondok Pesantren (Ponpes) dan Destinasi Wisata Tangguh Nusantara Candi untuk mendukung adaptasi kebiasaan baru pandemi Covid -19, Senin (24/8/2020).

Program tersebut dicanangkan di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Desa Menawan, Kecamatan Gebog, dan di tempat wisata Taman Sardi yang berada di Desa Kajar, Kecamatan Dawe.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan dua tempat itu dipilih karena dianggap sebagai yang terbaik dalam penerapan adaptasi kebiasaan baru.

“Dua tempat tersebut kami pilih karena dinilai sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan baik. Di dua tempat itu tadi ada satgas untuk memastikan orang yang masuk mengikuti protokol kesehatan, pengecekan suhu, tempat cuci tangan, hingga disinfektan,” katanya .

Kapolres dan Unsur Forkopimda Kudus berkunjung ke Ponpes Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Penerapan protokol kesehatan di dua tempat tersebut, akan menjadi percontohan bagi ponpes ataupun destinasi wisata lainnya.

“Sesuai instruksi dari Bapak Presiden selain protokol kesehatan harus dicanangkan dengan ketat, perekonomian harus tetap jalan. Sehingga harus ada kerja sama dan disiplin masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Dr KH Ahmad Faiz menyatakan, penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat. Mulai dari rapid test sebelum santri masuk, hingga penyiapan ruang isolasi.

“Sebelum santri ke sini wajib isolasi mandiri di rumah dulu selama 14 hari. Setelah itu wajib rapid test di Klinik Al Fatah milik yayasan Arwaniyah, setelah dinyatakan negatif baru bisa ke pondok. Selain itu tiap santri juga harus memiliki masker yang bisa dicuci minimal 20 biji,” ungkapnya.

Sedangkan pemilik Taman Sardi Arief Hartawan mengaku sangat berterimakasih adanya pencanangan Wisata Tangguh Nusantara Candi di Taman Sardi.

Ia mengatakan, semenjak adanya pandemi Covid -19 pihaknya sudah mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat, meski sempat tidak beroperasi beberapa bulan mengikuti anjuran pemerintah.

“Semenjak adanya imbauan pemerintah untuk tutup kami tutup, untuk mempersiapkan adaptasi kehidupan baru. Kami buka setelah Lebaran, semua pengunjung harus menggunakan masker dan sarana protokol kesehatan juga sudah kami persiapkan,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...