Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sempat Nihil Sebulan Lebih, Hari Ini Muncul Dua Kasus Corona di Kecamatan Kradenan Grobogan

MURIANEWS, Grobogan – Sempat nihil sebulan lebih, kasus positif virus corona atau Covid-19 muncul lagi di Kecamatan Kradenan, Grobogan, Minggu (23/8/2020) hari ini.

Ada dua orang yang tertular corona kali ini. Yakni, pria usia 22 tahun yang dirawat di RS Panti Rahayu Purwodadi dan pria usia 60 tahun yang dirawat di RS Islam Purwodadi.

Data hingga Sabtu (22/8/2020) kemarin, total kasus positif corona di Kecamatan Kradenan hanya ada satu orang. Kasus pertama ini muncul pada tanggal 13 Juli 2020 dan orangnya sudah dinyatakan sembuh beberapa pekan lalu.

“Untuk Kecamatan Kradenan sebenarnya sudah bagus perkembangannya, karena sempat nihil kasus baru cukup lama. Namun, hari ini ada dua orang dari kecamatan ini yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Endang mengatakan, untuk perkembangan hari ini, totalnya ada penambahan lima kasus positif Covid-19 yang dua di antaranya berasal dari Kecamatan Kradenan tadi.

Tiga kasus baru lainnya adalah pria usia 57 tahun dari Kecamatan Purwodadi, perempuan usia 60 tahun dari Kecamatan Karangrayung yang dirawat di RS Panti Rahayu Purwodadi, dan pria usia 58 tahun dari Kecamatan Grobogan yang dirawat di RSUD Purwodadi.

Selain itu, lanjut Endang, ada penambahan pasien sembuh pada hari ini. Yakni, pria usia 35 tahun dan perempuan usia 70 tahun dari Kecamatan Toroh. Satu lagi adalah perempuan usia 46 tahun dari Kecamatan Purwodadi. Sementara kasus pasien meninggal nihil.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif Covid-19 sampai saat ini bertambah menjadi 323 orang. Dari jumlah ini, pasien sembuh bertambah jadi 263 orang, 37 orang meninggal dan pasien yang masih dirawat atau isolasi mandiri ada 23 orang.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...