Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Peringati Tahun Baru Hijriah, Warga Kedumulyo Pati Kirab Obor dan Merah Putih

MURIANEWS, Pati – Warga Dukuh Puri, Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo menggelar Kirab Obor dan Merah Putih. Hal itu untuk memperingati tahun baru Islam atau hijriah 1442 ini.

Ketua Panitia Kirab M Fadli mengatakan, sebelum kirab obor dan merah putih dilakukan, para ratusan santri Taman Pendidika Quran (TPQ) membaca doa penutup tahun di Masjid At-Taqwa desa setempat. Usai menjalankan salat Magrib, mereka kemudian membaca doa awal tahun.

“Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Apalagi ini masih ada pandemi, kita berdoa agar pandemi ini degara diangkat olah Allah dari bumi nusantara,” katanya.

Usai doa bersama itu, para santri dan warga menyalakan obor dan membentangkan bendera merah putih. Mereka berjalan mengelilingi kampung dengan melantunkan selawat nabi.

Sesekali para pendamping mengingatkan kepada santri agar selalu menjaga kebersamaan, toleransi, dan saling tolong menolong. Penting juga untuk selalu menjaga nasionalisme di tengah berbagai gempuran kelompok tertentu yang mengancam keutuhan bangsa.

Para santr membawa obor untuk menyemarakkan kirab Obor dan Merah Putih. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

“Momen tahun baru hijriah dan HUT Ke-75 Republik Indonesia ini, kami memang sengaja mengadakan kirab obor dan merah putih,” imbuhnya.

Alasannya sederhana, obor adalah debagai simbol spirit nasionalisme, patriotisme yang akan selalu berkobar di tengah situasi apapun. Sementara merah putih adalah bendera Indonesia yang akan tetap melekat di dada, tidak bisa di ganti dengan bendera lain.

Sedangkan membaca selawat saat mengelilingi kampung adalah sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad. Sebab, beliaulah nabi pamungkas yang memlopori lahirnya tahun baru hijriah ini.

“Semuanya kami padukan, sehingga spirit keislaman, ke-Indonesiaan dan kebhinekaan tetap terjaga. Kita tularkan pada anak-anak agar mereka mampu membawa perubahan yang lebih baik di masa depan,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...