Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Optimalkan Kinerja, Jumlah Perangkat Desa di Pati Dirampingkan, Maksimal 10 Orang

MURIANEWS, Pati – Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Perangkat Desa di Kabupaten Pati mulai dirampingkan. Upaya itu dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja dan membatasi jumlah perangkat dalam satu desa.

Camat Tlogowungu Jabir dalam sosialisasi SOTK Perangkat desa di Desa Tlogorejo mengatakan, dengan adanya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 45 Tahun 2020, jumlah perangkat desa memang dibatasi. Dalam satu desa maksimal hanya ada 10 perangkat.

“Untuk jabatan staf, dalam Perbup itu memang ditiadakan. Akan tetapi, kalau saat ini masih ada, tentunya ditunggu hingga masa purna. Setelah itu tidak boleh ada pengisian,” katanya, Rabu (19/8/2020).

Selain itu, dalam perbup tersebut juga ada penggantian penyebutan jabatan dan ada penambahan Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan. Kemudian untuk Kasi Kesra, saat ini diganti dengan Kasi Pelayanan.

“Karena ada perubahan SOTK Perangkat Desa ini, tentunya masing-masing desa juga harus menyesuaikan. Desa dalam hal ini juga harus membuat peraturan desa (perdes) baru,” terangnya.

Selanjutnya, dalam pengisian perangkat desa juga ada perbedaan dengan tahun sebelumnya. Saat ini, pengisian perangkat desa ditentukan oleh Pemkab Pati. Tatapi proses pendaftarannya memnag melibatkan pihak desa.

“Untuk pengisian ini, calon juga tidak dipungut biaya. Semua proses pendaftaran, biaya ditanggung oleh desa melalui APBDes non Dana Desa. Untuk proses pengujian biaya ditanggung oleh pemkab,” imbuhnya.

Sementara Kades Tlogorejo Iriana Dwi Nurani mengatakan, sosialisasi Perbup Nomor 45 Tahun 2020 ini snagat penting. Sebab, ini menyangkut posisi maisng-masing perangkat.

“Apalagi ada pergantian nama jabatan dan ada penambahan jabatan baru. Dengan sosialisasi ini, harapan kami semua perangkat bisa mempelajari tugasnya sesuai dengan SOTK yang baru,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...