Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

BUMD Sektor Perbankan Diusulkan Suntikan Modal Sebesar Rp 12,23 Miliar

MURIANEWS, Pati – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menggelar rapat Paripurna, Selasa (18/8/2020).

Rapat itu membahas terkait penjelasan bupati terhadap Raperda tentabg Penyertaan Modal Daerah ke dalam PT BPD Jateng dan Perumda Aneka Usaha pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020.

Khusus untuk penyertaan modal ke dalam PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang merupakan bagian dari BUMD Pati, pemkab akan menyuntikkan tambahan modal sebesar Rp 12,23 miliar. Sesuai dengan road map PT Bank BPD Jateng, penyertaan modal untuk tahun 2020 adalah sebesar Rp 106,69 miliar.

Sampai dengan 2019 sudah terealisasi Rp 94,45 miliar. Sehingga dalam hal ini perlu menambah penyertaan modal sebesar Rp 12,23 miliar.

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menyampaikan, melihat kontribusi PT BPD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam bentuk deviden berdasarkan kinerja tutup buku tahun 2019 adalah sebesar Rp 19,3 miliar.

“Penyertaan modal kepada PT BPD ini adalah untuk meningkatkan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) dan menguatkan permodalan bank,” katanya.

Lebih dari itu, dengan adanya penyertaan modal ini juga dapat meningkatkan ekspektasi usaha dan berdampak positif dalam meningkatkan perputaran perekonomian daerah, terutama di sektor riil.

Apalagi keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor perbankan sebagai pilar penggerak ekonomj daerah dituntut untuk semkain mandiri.

“Peran BUMD sektor Perbankan sendiri adalah untuk pemberdayaan UMKM, penibgkatan SDM di bidang perbankan, pwngingkatan PAD berupa pembagian deviden dan peningkatan profesionalisme pelayanan terhadap masyarakat,” terangnya.

Selain itu, penambahan penyertaan modal ke PT BPD itu adalah dalam rangka peningkatan sharing kepemilikan. Tentunya dengan harapan agar meningkatkan pendapatan daerah melalui pembagian deviden tersebut.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...