Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Plt Bupati Kudus Sebut Banyak Warga Semakin Abaikan Protokol Kesehatan

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan memperketat protokol kesehatan. Peraturan bupati (perbup) yang mengatur sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan juga sudah dipersiapkan, agar masyarakat semakin disiplin.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan intruksi terkait protokol kesehatan dan jam malam masih berlaku. Namun, kenyataan di lapangan masih banyak yang tak mengindahkan protokol kesehatan.

“Masyarakat sudah menganggap instruksi itu sudah tidak berjalan, sehingga masyarakat banyak yang mengabaikan. Selain itu, kafe, restoran, pedagang malam, hingga hiburan sekarang sudah ada yang beroperasi hingga larut malam. Nanti malam akan kami tegaskan lagi dan sosialisasikan mengenai perbup sanksi,” katanya, Selasa (18/8/2020).

Ia menyatakan, baik Forkopimda ataupun Forkopimcam harus ikut andil dalam penekanan protokol kesehatan. Pihaknya menginginkan langkah nyata di lapangan dan masyarakat bisa mengindahkan protokol kesehatan.

“Saya tidak mau hanya sekadar sosialisasi dan edukasi saja ke masyarakat, harus ada bukti nyata penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Kami sudah siapkan perbup sanksi yang difasilitasi provinsi,” jelasnya.

Baca: Sanksi Pelanggaran Protokol Kesehatan di Kudus Tunggu Payung Hukum, KTP Pelanggar Bisa Disita

Menurutnya dengan adanya perbup sanksi tersebut bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terkait masalah protokol kesehatan.

“Karena ada hukuman yang akan membuat jera, seperti sanksi sosial menyapu, membersihkan sampah, hingga push up. Jika yang sudah lansia dan tidak bisa diberi hukuman tersebut, akan ada sanksi administratif berupa penahanan identitas,” pungkasnya.

Sementara Ketua DPRD Kudus Masan menyatakan kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan saat ini sedang menurun. Pihaknya bersama Forkopimda dan Forkopimcam akan menggalakkan kembali tingkat kesadaran masyarakat karena saat ini Kudus masih zona oranye.

“Ini sebagai bentuk upaya agar bisa turun ke zona Kuning bahkan zona hijau. Kami patroli ke lapangan, Pak Bupati sudah membuat perbup sanksi protokol kesehehatan yang nanti kami sosialisasikan dan agar bisa dipatuhi seluruh masyarakat Kudus,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...