Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Imbas Pandemi, Omzet Produsen Cemilan di Pati Turun Hingga 50 Persen

MURIANEWS, Pati – Produsen makanan ringan di Pati saat ini tengah lesu. Pasalnya, permintaan konsumen selama pandemi Covid-19 turun hingga 50 persen dibanding hari biasa.

Salah seorang produsen makanan ringan Kusmianingsih mengatakan, pada awal pandemi, penjualan memang sempat meningkat derastis. Itu lantaran gerakan di rumah saja, efektif dilakukan masyarakat. Sehingga mereka memilih stok makanan ringan di rumah.

Tetapi setelah pandemi berlangsung lama, ternyata minat konsumen mulai bergeser. Mereka mengutamakan makanan pokok dari pada hanya sekedar membeli makanan ringan.

“Sudah berlangsung tiga bulan ini. Kalau awal pandemi, permintaan memang meningkat 100 persen. Teapi akhir-akhir ini terjadi penurunan permintaan hingga 50 persen,” katanya.

Kondisi itu didukung dengan pendapatan masyarakat yang juga tak kunjung membaik selama pandemi. Apalagi banyak di antara mereka yang mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Selain itu, kesulitan ekonomi masyarakat juga menjadi faktor pendorong. Kebutuhan sekunder seperti makanan ringan atau cemilan, tidak banyak dibeli.

“Kenyataannya tingkat konsumsi cemilan memang berkurang, meskipun masyarakat tetap berada di rumah,” imbuhnya.

Terkait kondisi ini, Kusmianingsih sebelumnya memang sudah memprediksi bakal terjadi penurunan permintaan. Sehingga, pihaknya juga tidak kaget kalau ternyata prediksiitu benar-benar terjadi.

Untuk mengatasi itu, pihaknya pun memasarkan produk cemilannya di pasar online. Hanya, jangkauannya berada di dalam daerah. Sementara untuk luar daerah, dirinya masih membatasi.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...