Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Delapan Kecamatan di Grobogan Kini Jadi Zona Hijau

MURIANEWS, Grobogan – Sebanyak delapan dari 19 kecamatan yang ada di Grobogan saat ini statusnya beralih jadi zona hijau. Yakni, Kecamatan Tanggungharjo, Kedungjati, Klambu, Purwodadi, Tawangharjo, Ngaringan, Kradenan, dan Gabus.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, penggolongan penyebaran kasus Covid-19 tingkat kecamatan ada perubahan dengan mempertimbangkan kondisi per wilayah.

Untuk zona hijau diberikan pada wilayah yang sudah tidak terdapat kasus positif Covid-19.

Kemudian untuk zona kuning, masih terdapat kasus positif Covid-19 tetapi sebarannya terdapat pada 1-25 persen dari total desa di kecamatan tersebut.

Jika sebarannya berkisar 26-50 persen dari total desa, maka wilayah kecamatan itu masuk zona oranye. Sedangkan jika sebarannya lebih dari 50 persen maka wilayah itu jadi zona merah.

Menurut Endang, perkembangan hari ini, ada tambahan satu kasus positif Covid-19. Yakni, perempuan usia 28 tahun dari Kecamatan Pulokulon.

Dengan tambahan tersebut, total kasus positif Covid-19 ada 304 orang. Rinciannya, 35 meninggal, 251 sembuh dan 18 masih dirawat atau isolasi mandiri.

Sebanyak 18 pasien yang masih dirawat atau isolasi mandiri itu berada pada sebelas kecamatan yang saat ini statusnya jadi zona kuning.

Yakni, Kecamatan Tegowanu dua orang, Gubug (3), Godong (1), Karangrayung (1), Penawangan (1), Brati (2), Toroh (2), Geyer (1), Pulokulon (2), Grobogan (1), dan Wirosari (2).

“Secara epidemiologi, untuk kondisi saat ini sudah tidak ada kecamatan yang zona merah di Grobogan. Adanya zona kuning dan hijau,” ujarnya.

Ia menyebut, setiap dua pekan akan dilakukan penilaian secara epidemiologi.

“Kami harapkan, nantinya tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 lagi, sehingga semua kecamatan bisa jadi zona hijau semua,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...