Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Berubah Nama Jadi Satgas, Jubir GTPP Covid-19 Jepara Diganti

MURIANEWS, Jepara – Bupati Jepara Dian Kristiandi, ternyata telah memperbaharui beberapa kebijakan terkait penanganan Covid-19, sejak Kamis (13/8/2020).

Pembaharuan tersebut untuk menyesuaikan Perpres Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 diganti dengan Satuan Tugas Penanganan Corona Virus (STPCV) Kabupaten Jepara.

Tak hanya nama, juru bicara (Jubir) GTPP Covid-19 yang sebelumnya dijabat dr M Fakhrudin secara resmi digantikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Muh Ali.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 yang berlangsung terbatas, Kamis (13/8/2020) di ruang kerja Bupati. Dalam rapat terbatas ini, Dian Kristiandi sendiri yang memimpin rapat tersebut.

“Memang benar ada rapat evaluasi kemarin Kamis. Intinya ada perubahan GTPP Covid menjadi STPCV Jepara. Selain itu juga ada pergantian tugas pada posisi juru bicara. Ini sebagai upaya penyegaran,” ujar Dian Kristiandi, Sabtu (15/8/2020).

Pergantian Jubir penanganan Covid-19 di Jepara diharapkan tidak disikapi secara berlebihan. Pergantian jabatan menurutnya merupakan suatu hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Bahkan di tingkat nasionalpun juga terjadipergantian tersebut.

Keputusan pemerintah kabupaten soal pergantian juru bicara mulai berlaku, pada hari itu juga. Sehingga penyampaian laporan perkembangan Covid-19 selanjutnya dilakukan oleh juru bicara yang baru.

Dikatakan bupati, posisi dr Fakhrudin sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jepara dirasa cukup berat karena banyaknya kasus penyakit menular di Jepara. Seperti HIV, AIDS, TB, paru dll. Sementara tugas Muh Ali sebagai Sekdin tidak seberat Kabid P2P Dinkes Jepara.

“Kami juga mengapresiasi kinerja dr M Fakhrudin selama melaksanakan tugas sebagai Jubir GTPP Covid-19. Ada tantangan berat yang harus ia hadapi karena adanya kenaikan yang signifikan. Alhamdulilah saat ini sudah membaik. Bergeser ke zona oranye (risiko sedang),” tandas Dian Kristiandi.

Bupati berharap, dengan adanya jubir baru ini, ada semangat baru di jajaran Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019. Jubir akan bertugas untuk menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan virus korona.

Jubir juga harus aktif memberikan pernyataan ke media mengenai persoalan virus korona, yang mewakili pemerintah daerah.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...