Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pandemi Covid-19, Kabupaten Jepara Mulai Bergeser dari Zona Merah ke Zona Oranye

MURIANEWS, Jepara – Perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Jepara mulai menunjukan arah lebih baik. Setelah selama sebulan lebih berada dalam zona merah (resiko tinggi) mulai 9 Agustus lalu, Jepara sudah mulai bergeser ke zona oranye (resiko sedang).

Meski belum sepenuhnya aman, namun perkembangan ini diharapkan bisa terus memberi motivasi pada seluruh masyarakat agar terus bersama-sama bisa menekan penularan virus Covid-19 ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jepara, dr M Fakhrudin mengatakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menetapkan Kabupaten Jepara masuk dalam zona oranye (risiko sedang) dalam peta persebaran Covid-19 Nasional.

Sebelumnya sejak Juni hingga Juli, Kabupaten Jepara masuk dalam zona merah (risiko tinggi).

Menurutnya, trend positif ini karena ada upaya-upaya yang menjadikan perbaikan, sehingga dari zona merah menjadi oranye. Disampaikan, penentuan kriteria ini langsung dari Kemenkes RI dan dievaluasi seminggu sekali.

Ada 15 kriteria penilaian yang dilakukan sehingga dinyatakan Jepara saat ini masuk zona oranye. Namun tidak menutup kemungkinan, jika masyarakat mengabaikan protokoler kesehatan akan bisa kembali ke zona merah.

“Beberapa yang dinilai adalah epidemologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan. Total ada 15 indikator, antara lain penurunan jumlah kasus positif pada minggu terakhir, jumlah meninggal dunia, jumlah kasus yang dirawat di rumah sakit, kenaikan jumlah selesai pemantauan, laju insidensi kasus, hingga angka reproduksi efektif,” ujar dr M Fakhrudin, Jumat (14/8/2020).

Kabupaten Jepara sempat masuk zona hijau sebelum Ramadhan lalu, dan perlahan masuk ke zona kuning (risiko sedang), lalu oranye dan merah pada bulan Juni dan Juli. Perkembangan ini merupakan test chase bagi masyarakat Jepara. Jika tidak meningkatkan kedisiplinan didalam penerapan protokol kesehatan maka status Jepara bisa saja akan kembali ke zona merah.

Sementara itu, Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran GTPP Covid 19 Jepara, masyarakat dan semua pihak yang bersama-sama berjuang di tengah pandemi Covid-19.

Meskipun sudah masuk dalam risiko sedang, masyarakat diminta tidak terlena di dalam penerapan protokolr kesehatan. Bahkan smua pihak harus bisa lebih meningkatkannya.

Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indoensia, orang nomor 1 di Jepara mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama membawa Jepara kembali ke zona hijau dengan risiko aman.

Alhamdulillah, atas kerjasama kita semua. Jepara yg semula zona merah dengan risiko tinggi, per 9 Agustus oleh Kemenkes, ditetapkan sebagai zona oranye dengan risiko sedang. Harus terus diupayakan untuk bisa mencapai zona hijau sehingga kehidupan bisa dilaksanakan dengan new normal,” kata Dian Kristiandi.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...