Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Banyak Pengunjung Bandel Tak Bermasker, Pengawasan di Balai Jagong Kudus Diperketat

MURIANEWS, Kudus – Plt Bupati Kudus HM Hartopo memerintahkan kepada petugas dari dinas terkait agar pengawasan protokol kesehatan di Balai Jagong diperketat.

Pasalnya, beberapa waktu lalu pihaknya menerima laporan masih banyak pengunjung yang datang tak memakai masker.

“Harus ada ketegasan satgas dari dinas terkait, karena itu kolaborasi dari Dinas Perdagangan, Disdikpora dan Dinas Perhubungan, mereka harus tegas tidak memperbolehkan masyarakat yang tak pakai masker masuk ke area Balai Jagong. Dan Satpol PP juga harus ikut menertibkan,” katanya, Jumat (14/8/2020).

Ia menyatakan, area Balai Jagong Kudus harus selalu terpantau, harus ada satgas dari dinas terkait yang berjaga di pintu masuk dan keluar, juga di area dalam Balai Jagong. Tujuanya, untuk memastikan kondusifitas protokol kesehatan di area tersebut.

“Jika ada yang berkerumun harus diingatkan. Jangan sampai kita terlena, ketegasan protokol kesehatan harus diterapkan. Pengunjung diperbolehkan melepas masker hanya pada saat makan, setelah selesai, harus dipakai,” ujarnya.

Ia mengaku sudah menyiapkan perbup terkait sanksi bagi yang tak mengindahkan protokol kesehatan. Sanksi tersebut yakni berupa sanksi sosial dan administratif.

Hanya saja, saat ini perbup tersebut masih menunggu persetujuan dari pemerintah provinsi.

“Sudah kami siapkan drafnya ini baru masuk di gubernur, karena kami juga harus konsultasi juga jadi akan lebih kuat. Sanksi sosial bisa menyapu dan push up, untuk sanksi administratif akan kami sita kartu identitasnya, segera kami terapkan,” akunnya.

Selain itu, pihaknya juga memerintahkan agar pedagang kaki lima (PKL) yang masih berada di luar area Balai Jagong untuk ditertibkan dan dimasukkan semua di Balai Jagong dengan jarak dan ketentuan yang sudah berlaku.

“Ini masih dalam proses menata, mengkondisikan PKL yang masih di luar Balai Jagong. Kemarin juga sudah dianggarkan dari Dana Tak Terduga (dana TT) untuk mengatur penataan tempat dan sarana protokol kesehatan,” pungkasnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...