Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Petugas Sensus di Kudus Harus Lolos Uji Rapid Test Sebelum Bertugas

MURIANEWS, Kudus – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengingatkan agar para petugas sensus penduduk untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama menjalankan tugasnya. Walau pelaksanaannya baru akan dilakukan September 2020 mendatang.

Apabila dimungkinkan, Hartopo juga meminta Badan Pusat Statistik (BPS) selaku penanggung jawab sensus untuk melakukan rapid test para petugas sensusnya.

BPS Kudus pun diharapkan memiliki petugas cadangan. Sehingga jika ditemukan satu petugas reaktif, maka bisa digantikan dengan petugas-petugas cadangan.

“Para petugas kami harapkan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya di lapangan,” kata Hartopo dalam audiensi dengan BPS Kudus, di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (13/8/2020).

Hal tersebut, lanjut dia, bertujuan untuk menghindari adanya penularan dan penyebaran virus corona saat diadakannya sensus penduduk secara offline atau tahap wawancara.

“Sebelum pelaksanaannya nanti, kami minta BPS Kudus untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan bagi para petugas,” sambungnya.

Petugas sensus pun diharapkan bisa memakai alat pelindung diri (APD) yang standar. “Mulai dari masker, pelindung wajah, hingga membawa selalu hand sanitizer, sambil mendata, bisa sekalian sosialisasi protokol kesehatan,” jelas dia.

Sementara Kepala BPS Kudus Rahmadi Agus Santosa mengatakan, akan ada sekitar 529 petugas yang bakal ditugaskan untuk terjun ke lapangan. Mereka, akan menyensus dengan sistem rumah ke rumah.

Untuk sistem rekrutmennya sendiri, kata dia, dilakukam secara online. Mulai dari pendaftaran, tes, hingga pengumuman penerimaan petugas.

Sementara terkait rapid test bagi petugasnya, Rahmadi memang merencanakan hal tersebut. Yakni pada tahapan terakhir rekrutmen. “Pada tahap itu kami akan mewajibkan rapid test untuk petugas,” kata dia.

Pemeriksaan rapid test sendiri, akan difasilitasi pihak BPS dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten.

Dalam pelaksanaannya nanti, para petugas akan dilengkapi dengan masker, faceshield, dan hand sanitizer untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Sesuai jadwal, bulan September yang sudah lolos tes rapid, petugas akan siap turun ke lapangan dengan disiplin protokol kesehatan,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...