Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

AMSI Siap Jaga Kualitas Pemilu Serentak di Tengah Pandemi dengan Cek Fakta

MURIANEWS, Kudus – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyatakan siap menjaga kualitas Pemilihan Umum (Pemilu) serentak Desember mendatang. Salah satunya, dengan turut melakukan fungsi pengawasan dan edukasi dalam perjalanannya nanti.

Hal tersebut, diutarakan oleh Ketua AMSI Pusat Wenseslau Manggut dalam acara Ngopi Bareng AMSI Jateng via zoom, Rabu (12/8/2020) malam. Sejumlah narasumber berpartisipasi, yakni Komisioner KPU RI Dewa Raka Sandi dan Ketua Bawaslu RI Abhan Misbach.

Turut menjadi narasumber pula, yakni Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar Saka, Ketua KPU Jawa Tengah Yulianto Sudrajat, serta sejumlah narasumber lainnya.

“AMSI sendiri memiliki progam pelatihan cek fakta untuk menangkal berita-berita hoaks yang bisa membuat pemilu semerawut,” ucap dia Rabu (13/8/2020) malam.

Wens mengatakan, hoaks sendiri sebenarnya selalu mengikuti arus yang besar. Di mana ada arus yang kuat, kata dia, maka di situ akan ditemukan sebuah hoaks.

“Pemilu serentak nanti adalah sebuah arus besar. Ditambah dengan pandemi, arusnya tambah besar, hoaks sangat dimungkinkan ada di sana karena sifatnya yang selalu numpang arus besar,” kata dia.

Oleh karena itulah, cek fakta jadi salah satu solusi untuk menangkal hoaks yang berada di arus besar tersebut. Namun, lanjut dia, AMSI juga tidak bisa menjalankan progam tersebut sendiri.

Keterbukaan dari semua unsur-unsur terkait dan sinergitas bersama tentunya perlu diperlukan dalam menangkal hoaks.

“Kami rasa AMSI di sejumlah daerah sudah melakukan pelatihan cek fakta, termasuk di Jawa Tengah, tinggal bagaimana memaksimalkannya,” jelas dia.

Sementara Komisioner KPU RI Dewa Raka Sandi pun mengapresiasi langkah AMSI terkait cek fakta tersebut. Menurutnya, pihak KPU sangat terbantu terutama untuk menangkal berita-berita hoaks yang beredar di masyarakat.

Pihak KPU juga, kata dia, tentu akan sangat terbuka dalam hal informasi. Selagi informasi tersebut bukan hal yang termasuk dikecualikan atau informasi dalam pengembangan.

“Ini tentu bisa menghindari hoaks-hoaks yang bertebaran di masyarakat,” jelas dia.

Senada, Ketua Bawaslu RI Abhan Misbach mengatakan jika media juga bisa berperan dalam mengawasi pelaksanaan pemilu serentak mendatang. Mengingat ada sejumlah aturan baru pada pemilu di era pandemi ini.

“Termasuk bisa mengawasi bagaimana penerapan protokol kesehatan diterapkan di TPSnya,” ucap dia.

Media juga, kata dia, berperan dalam menyosialisasikan hal-hal baru dalam pemilu di era pandemi ini. Sehingga masyarakat tidak merasa takut untuk menggunakan hak pilihnya dan datang ke TPS.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...