Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sopir Truk di Grobogan Keciduk Polisi Saat Pakai Sabu, Alasannya Buat Nambah Stamina

MURIANEWS, Grobogan – Aparat Satnarkoba Polres Grobogan berhasil membekuk dua orang pria yang kedapatan sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu. Kedua tersangka yang diamankan adalah Akhmad Masruri (34) yang berprofesi sebagai sopir truk, dan Agus Susanto (32) yang bekerja sebagai wiraswasta.

Kedua tersangka merupakan warga Kecamatan Karangrayung, Grobogan. Keduanya diamankan saat sedang memakai sabu di rumah Akhmad Masruri, Kamis (16/7/2020), sekitar pukul 22.15 WIB.

Kasat Narkoba Polres Grobogan AKP Ngadiyo mengungkapkan, penangkapan kedua tersangka dilakukan menindaklanjuti informasi masyarakat yang mengabarkan jika di rumah Akhmad Masruri sering dipakai untuk mengonsumsi narkoba.

Dari informasi itu, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan dua tersangka tersebut ketika sedang mengonsumsi narkoba.

“Bersama tersangka, kita temukan sejumlah barang bukti. Antara lain, satu paket plastik kecil berisi serbuk kristal putih diduga sabu seberat 0,74 gram. Kemudian, ada seperangkat alat hisap sabu atau bong dan dua buah HP,” jelas Ngadiyo, Senin (10/8/2020).

Menurut Ngadiyo, berdasarkan pengakuan tersangka, paket sabu tersebut didapatkan atau dibeli Agus Susanto dari temannya di Semarang. Tiap paket sabu dibeli seharga Rp 700 ribu.

Sedangkan sopir truk tersebut mengaku sudah cukup lama mengonsumsi sabu. Pemakaian sabu dilakukan sebagai doping atau untuk menambah stamina, sehingga bisa mengemudikan kendaraan tanpa mengalami rasa lelah.

“Tersangka ini beralasan memakai sabu untuk menguatkan stamina. Tentu saja hal ini tidak dibenarkan. Justru orang yang mengonsumsi narkoba sangat berbahaya jika sedang mengemudi,” kata Ngadiyo.

Kedua tersangka dijerat dengan dengan Pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) lebih subsider pasal 127 ayat (1) huruf a  Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Adapun ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama empat tahun.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...