Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bukit Puteran Kudus, Suguhkan Pemandangan Indah dan Kamping Murah Meriah

MURIANEWS, Kudus – Bukit Puteran yang berada di Dukuh Pandak, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi saat ke Kota Kretek.

Di tempat ini pengunjung bisa mendirikan tenda kamping sembari menikmati indahnya Kota Kretek dari ketinggian saat malam hari.

Dengan sejuk dan dinginya udara dipadu dengan gemerlap bintang dan titik-titik lampu yang sangat indah jika dipandang dari lokasi, menambah keasyikan tersendiri untuk mendirikan tenda kamping dan bermalam bersama keluarga teman, ataupun sanak saudara di tempat tersebut.

Pengunjung disuguhkan dengan pemandangan alam yang sangat indah. Serta bisa menikmati sunrise saat pagi hari dan sunset saat sori hari di atas bukit itu.

Ketika kabut mulai menyelimuti udara semakin membuat suasana layaknya di puncak pengunungan yang sangat tinggi.

Padahal bukit tersebut hanya berada di lereng Gunung Muria dengan ketinggian kurang lebih 900 mdpl. Untuk menuju ke sana, pengunjung bisa menempuhnya dengan waktu sekitar 30 menit dengan kendaraan bermotor dengan jarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota.

Pengunjung mendirikan tenda di Bukit Puteran. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Namun, bukit ini bukan tempat rekomendasi bagi seorang pendak sejati. Pasalnya, untuk sampai ke atas bukit wisatawan tak perlu jalan kaki terlalu jauh.

Pengunjung hanya cukup berjalan kaki sekitar 20 hingga 50 meter dari tempat parkir yang sudah disediakan di rumah warga setempat.

Di sekitar bukit tersebut, juga terdapat warung sederhana, kedai kopi khas Muria, hingga penjual camilan pentol (sejenis bakso) khas Muria. Jadi pengunjung bisa berkamping sembari berkuliner di bukit tersebut.

Pengelola kebersihan Bukit Puteran Much Rindo mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pengunjung saat ke Bukit Puteran. Seperti memakai masker, mencuci tangan di tempat yang sudah disiapkan, hingga pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun.

“Untuk pengunjung yang datang tidak menggunakan masker, tidak boleh masuk. Harus memakai masker, karena kami juga menekankan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah,” katanya Minggu (9/8/2020) dini hari tadi.

Untuk biaya masuknya, pengunjung yang tidak mendirikan tenda kamping, dikenakan biaya kebersihan Rp 2.000. Dan untuk pengunjung yang mendirikan tenda kamping untuk bermalam, dikenakan biaya kebersihan Rp 7.000.

“Saat kamping bermalam akan berpotensi meninggalkan sampah banyak, jadi tarifnya kami bedakan. Di sini juga ada penjaganya, untuk memastikan kondusifitas dan mengontrol protokol kesehatan. Ada dari Linmas tiga orang, dan ada tiga petugas lapangan,” ujarnya.

Baca: Unik, Kafe di Kudus Ini Sajikan Suasana Bak Kamping di Pegunungan

Salah seorang pengunjung Bukit Puteran Rusdian warga Ngembal Rejo, Kudus mengaku, baru pertama kali bermalam dan mendirikan tenda di Bukit Puteran bersama ke lima temannya.

“Kalau datang ke sini sudah pernah, tapi kalau bermalam baru kali ini. Ini baru pertama kalinya kamping sebelumnya belum pernah. Kalau teman yang lain sudah sering muncak,” terangnya.

Ia menyatakan, di Bukit Puteran ia bisa mendapatkan ketenangan tersendiri, terlebih lagi pemandanganya sangat indah saat malam hari. Jauh berbeda saat ia datang sebelumnya di siang hari.

“Udaranya sejuk, dari atas kelihatan lampu-lampu yang sangat bagus,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...