Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pengeboran Gas Alam di Pranten Grobogan Bakal Dimulai

MURIANEWS, Grobogan – Rencana pengeboran untuk melihat potensi kandungan gas alam di wilayah Desa Pranten, Kecamatan Gubug, Grobogan dalam waktu dekat akan direalisasikan.

Pengeboran tersebut nantinya akan dilakukan oleh TIS Petroleum E&P Blora PTE.Ltd.

“Sesuai rencana, pengeboran gas akan dimulai 26 Agustus mendatang. Sejauh ini, peralatan untuk kegiatan pengeboran sudah terpasang dan siap difungsikan,” kata Camat Gubug Achmad Basuki Mulyono, Jumat (7/8/2020).

Menurutnya, sebelum aktivitas dilakukan, terlebih dulu dilangsungkan sosialisasi pada masyarakat sekitar lokasi. Selain dari Desa Pranten, tokoh masyarakat dan tokoh agama, ada sejumlah warga dari Desa Gubug yang juga diundang dalam sosialisasi tersebut.

“Lokasi kegiatannya memang ada di Desa Pranten. Tetapi akses menuju lokasi juga melalui sebagian wilayah Desa Gubug, sehingga masyarakat di sini juga kita libatkan dalam sosialisasi,” katanya.

Basuki menambahkan, dalam sosialisasi yang sudah dilakukan, masyarakat sangat mendukung adanya kegiatan tersebut.

Pihaknya berharap, dari pengeboran nanti bisa ditemukan banyak kandungan gas alam sehingga bisa berdampak positif bagi perekonomian warga sekitar.

Sementara itu, Penanggungjawab Operasi Pengeboran TIS Petroleum E&P Blora PTE.Ltd Moh Rizal menyampaikan, kegiatan dilakukan pada satu sumur yang diberi nama sumur RBG-3B.

Lokasi titik sumur RBG-3B hanya berjarak 30-40 meter dari sumur lama dengan nama Rembang 1 yang sudah dinyatakan terdapat potensi cadangan gas alam.

“Kegiatannya akan ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis oleh Bupati Grobogan dan Direktur TIS Petroleum E&P Blora PTE.Ltd. Mohon doa dan dukungan semua pihak agar diberikan kelancaran dan keselamatan serta keberhasilan,” katanya.

Dijelaskan, proses tersebut diperkirakan dilakukan sekitar satu bulan lamanya. Dengan catatan, semua pihak mendukung demi keberhasilan dan kelancarannya, baik dalam proses persiapan, mobilisasi, sampai dengan pemboran selesai dan sumur ditutup sementara.

Moh Rizal menambahkan, semua proses perizinan dan standar kerja yang memenuhi keamanan, keselamatan dan kesehatan lingkungan telah disusun dan direncanakan untuk dilaksanakan dengan baik.

Sedangkan dari Kementerian ESDM melalui SKK Migas sebagai lembaga pengawas, juga berharap tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan sangat minim gangguan terhadap masyarakat sekitar lingkungan.

“Keamanan, keselamatan, dan kesehatan lingkungan telah kami susun dengan baik. Untuk izin UKL-UPL juga siap dan sudah kami kantongi,” cetusnya.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...