Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Semua Destinasi Wisata di Kudus Sudah Mulai Beroperasi, Protokol Kesehatan Ketat Diterapkan

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sudah memperbolehkan destinasi wisata kembali beroperasi lagi mulai Jumat (7/8/2020) hari ini. Meski demikian, protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Bergas Catursasi Penanggungan. Menurut dia, dengan kondisi pandemi ini, kapasitas pengunjung juga perlu mendapat perhatian, sehingga bisa mengurangi kerumunan.

“Sarana prasarana protokol kesehatan dan rambu-rambu sosialisasi protokol kesehatan harus dipersiapkan semua. Kapasitas pengunjung juga harus diperhatikan, jika sudah penuh pengunjung yang mau masuk harus menunggu,” katanya saat ditemui di Taman Krida, Jumat (7/8/2020).

Ia merincikan,  sarana prasarana protokol kesehatan seperti wajib bermasker, tempat cuci tangan, thermogun dan petugas yang setiap saat harus mengecek serta mensosialisasikan terkait protokol kesehatan di destinasi wisata.

“Jadi kalau ada pengunjung yang tidak pakai masker ya tidak boleh masuk. Terlebih lagi misal di tempat wisata ada yang mengabaikan protokol kesehatan, langkah pertama kami imbau. Setelah itu kalau masih tidak bisa diatur ya disuruh keluar,” ucapnya.

Ia menyatakan, saat ini destinasi wisata yang sudah siap beroperasi kembali yakni, Taman Krida,Taman Budaya, Taman Sardi, Destinasi Wisata Colo, Museum Pati Ayam, hingga Museum Kretek.

“Yang penting jika sekiranya semua persiapan dan sarana protokol kesehatan sudah siap, silahkan beroperasi,” terangnya.

Harapanya dengan dibukannya kembali destinasi wisata di Kudus ini bisa meningkatkan imunitas masyarakat setelah sekian lama merasa jenuh karena destinasi wisata ditutup.

“Dan juga diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat yang harus tetap berjalan dengan aman dimasa pandemi,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...