Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

PDAM Kudus Bakal Maksimalkan Delapan Sumur Baru Hadapi Kemarau

MURIANEWS, Kudus – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus sesegera mungkin akan menyiapkan sumur-sumur barunya untuk hadapi musim kemarau di tahun ini. Total ada delapan sumur yang akan mulai dimanfaatkan untuk mencegah kekeringan dan penyaluran air bersih.

Direktur Teknik PDAM Kudus Yan Laksmana mengatakan, delapan sumur tersebut tersebar di sejumlah kecamatan. Termasuk di antaranya di wilayah yang rawan akan kekeringan, yakni Kecamatan Undaan.

“Di Undaan kami memiliki jaringan baru, semoga bisa mengurangi dampak kekeringan tahun ini,” katanya, Jumat (7/8/2020) siang.

Undaan sendiri, kata Yan, merupakan daerah yang paling terdampak saat kekeringan pada tahun lalu. Di mana sejumlah pihak, bergantian melakukan penyaluran air bersih di wilayah tersebut. “Untuk tahun ini kami upayakan tidak ada dropping air,” ujarnya.

Selain memiliki sumur baru, tingkat penurunan kuantitas air dalam tanah juga tak terlalu parah, dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya. “Untuk saat ini debit airnya masih aman dan belum ada keluhan dari pelanggan,”lanjutnya.

Yan menambahkan, PDAM sendiri kini memiliki setidaknya 63 sumur yang masih berfungsi. Sekitar 70 persen di antaranya, bisa dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan perusda tersebut di sembilan kecamatan.

PDAM Kudus kini tengah menyiapkan instalasi penampung dan pengolah untuk memanfaatkan air permukaan tanah. Itu dilakukan guna mengantisipasi apabila distribusi air dalam tanah mengalami kendala. Untuk proyek tersebut, PDAM Kudus memanfaatkan Bendungan Logung sebagai sumbernya.

Proyek ini dikerjakan oleh pemerintah pusat. Setelah bak penampung airnya selesai dibangun, dilanjutkan dengan pengadaan Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air serta penyediaan jaringan instalasi ke pelanggan.

Untuk total air baku yang diperoleh dari Bendungan Logung mencapai 200 liter per detik. Dengan estimasi bisa menambah pelanggan baru hingga 12.000 sambungan rumah.

“Masyarakat yang bisa disuplai air bersih dari Bendungan Logung adalah dari Kecamatan Jekulo, Mejobo, dan sebagian Bae serta Dawe,” jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...