Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Digelar Sederhana, Peringatan Hari Jadi Pati Tahun Ini Tak Ada Pawai

MURIANEWS, Pati – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati yang ke-697 dipastikan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Kemeriahan kirab budaya dan pawai akbar mengelilingi penjuru kota Pati tahun ini ditiadakan.

Berbagai kegiatan yang mengumpulkan banyak orang juga dibatasi beberapa orang saja. Hanya, ritual tetap berjalan. Hal ini lantaran pandemi Virus Corona atau Covid-19 masih belum berakhir.

”Pandemi ini memaksa kita untuk lebih berhati-hati dalam menyelenggarakan acara, termasuk Hari Jadi Pati. Yang penting subtansi dapat,” kata Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Pati ke-697 dan HUT ke-75 RI Edi Sulistyono.

Hal ini juga sesuai dengan tema ‘Sederhana tapi Nyata, Bersama Kita Lawan Corona Demi Pati yang Lebih Baik’.

“Tema ini sebagai bentuk harapan Pemkab Pati dalam upaya penanganan wabah Covid-19, di mana bekerja dengan kesederhanaan untuk mewujudkan Pati yang lebih baik,” katanya, Kamis (6/8/2020).

Dalam peringatan itu, rentetan acara juga akan digelar selama tiga hari. Semuanya kegiatan disentralkan di Pendapa Kemiri Desa Sarirejo, Kecamatan Pati.

“Jadi memang lebih sederhana, namun tidak menghilangkan tradisi yang sudah ada,” terangnya.

Pagelaran ketoprak yang sudah menjadi salah satu syarat saat peringatan hari jadi, tetap dilaksanakan. Hanya, durasi waktu dibatasi maksimal satu jam. Untuk itu, Pendapa Kemiri pun di sulap jadi panggung pementasan.

Untuk menjaga tradisi, pihaknya juga akan tetap menggelar Rapat Paripurna DPRD terkait penetapan Hari Jadi Pati. Untuk peserta dibatasi hanya untuk seluruh anggota dewan dan Forum Kominikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda). Semuanya menggenakan pakaian adat Pati.

“Untuk Kepala OPD, staf ahli dan para asisten mengikuti sidang paripurna di Pendopo Kabupaten Pati secara virtual,” timpalnya.
Selanjutnya untuk penutup, semua peserta akan melakukan ziarah di makam Adipati Tombronegoro yang merupakan Bupati Pati pertama. Sekaligus yang menetapkan nama Pati yang sebelumnya bernama pesantenan.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...