Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Covid-19 di Kudus Sudah Tembus 901 Kasus, Angka Kesembuhan Tinggi

MURIANEWS, Kudus – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus mencatat, hingga Kamis (6/8/2020) siang, kasus corona di Kabupaten Kudus mencapai 901 kasus.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi merincikan, dari jumlah tersebut, ada 712 kasus pasien asal dalam wilayah. Sementara untuk kasus luar wilayah berjumlah 189 pasien.

“Jumlah tersebut merupakan jumlah secara keseluruhan untuk kasus yang ditangani di Kudus,” ucap Andini Kamis, (6/8/2020).

Untuk kasus dalam wilayah, Andini menjabarkan ada sebanyak 68 pasien dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan. Kemudian, ada sebanyak 180 pasien yang menjalani isolasi mandiri. Mereka, akan diawasi oleh tenaga kesehatan puskesmas setempat.

“Tetap dilakukan pemantauan, terutama perkembangan kesehatannya, ada komunikasi harian” kata dia.

Sementara untuk kasus kesembuhan di Kudus, lanjut dia, juga tergolong tinggi. Hingga Kamis pagi, sudah ada sebanyak 381 pasien yang dinyatakan sembuh dari dalam wilayah. “Dengan kasus pasien sembuh baru berjumlah lima pasien,” lanjutnya.

Walau demikian, angka kematian akibat Covid-19 juga tergolong tinggi. Yakni 83 kasus pasien meninggal. “Keseluruhannya meninggal dengan penyakit penyerta,” tambah Andini.

Sementara Untuk kasus luar wilayah, Andini merinci ada sebanyak sembilan pasien dirawat di Kudus. Kemudian ada sebanyak 58 pasien yang menjalani isolasi mandiri.

“Untuk kasus sembuh luar wilayah ada sebanyak 94 pasien, sementara untuk pasien meninggal ada 28 pasien,” rincinya.

asus corona di Kabupaten Kudus sendiri, kata dia, tengah mengalami kenaikan kareba tracing pada kontak erat pasien positif. Selain itu, dioperasikannya mesin RT-PCR milik RSUD Loekmono Hadi juga jadi faktor pendorong cepatnya pendeteksian Orang Tanpa Gejala. “Dua faktor tersebut jadi alasan mengapa kasus di Kudus naik,”lanjut dia.

Soal penanganan corona di Kabupaten Kudus, Andini mengatakan Pemkab Kudus terus berupaya secara maksimal dalam melakukan upaya tracing, testing, dan Treatment pada kontak erat ataupun pasien corona yang dirawat di Kudus.

“Dengan harapan angka kesembuhannya naik, angka penularan dan kematiannya menurun,” kata Andini.

Sejumlah rumah sakit rujukan, tambah dia, juga telah menambah ruang isolasinya. Itu dilakukan karena Kudus sendiri merupakan rujukan penanganan corona di Jawa Tengah.

“Untuk status Kabupaten Kudus sendiri kini masih zona merah dengan risiko penularan tinggi,” jelasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...