Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pelaksanaan Coklit Pemilih Pilkada Grobogan Tinggal 14 Persen

MURIANEWS, Grobogan – Pelaksanaan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pilkada Grobogan dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di wilayah Kabupaten Grobogan hingga pekan ketiga sudah mencapai 86 persen.

Dengan demikian, jumlah pemilih yang masih harus didata tinggal 14 persen saja.

”Data hingga tanggal 3 Agustus 2020, pelaksanaan coklit sudah mencapai 86 persen. Artinya, hanya tinggal 14 persen saja yang belum dicoklit,” kata Komisioner KPU Grobogan Muhammad Machruz, Rabu (5/8/2020).

Menurut Machruz, dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Grobogan, ada satu kecamatan yang pelaksanaan coklitnya sudah selesai 100 persen. Yakni, di Kecamatan Gubug. Sedangkan kecamatan lainnya persentasenya berkisar 70-90 persen.

“Progres coklit di masing-masing kecamatan beda-beda. Kalau diakumulasi sudah sampai 86 persen,” jelasnya.

Machruz menjelaskan, jumlah pemilih yang tertera pada form AKWK sebanyak 1.150.678 orang. Untuk data pemilih yang sudah cocok dalam pelaksanaan coklit ini ada 934.861 orang.

Sementara untuk pemilih baru, sudah ada 17.392 orang dan datanya langsung dimasukkan dalam formulir A-A KWK.

Sementara, pemilih yang perlu diubah datanya sebanyak 11.817 orang. Pengubahan itu dilakukan karena data awal yang dimiliki KPU ternyata tidak sesuai setelah dilakukan coklit.

“Contohnya, data awal namanya Riyana, pakai huruf ‘y’. Tetapi di KTP tertulis yang benar Riana, tanpa pakai huruf ‘y’. Ada juga perubahan data jenis kelamin yang sebelumnya tertulis laki-laki, padahal yang bersangkutan ini ternyata perempuan,” sambungnya.

Masih dikatakan Machruz, dalam coklit yang sudah berjalan, ada 43.231 orang yang dicoret dari daftar pemilih karena dinilai tidak memenuhi syarat.

Hal ini antara lain disebabkan yang bersangkutan ternyata sudah meninggal dunia atau sudah berpindah domisili di luar Kabupaten Grobogan.

Ia menambahkan, batas akhir pelaksanaan coklit ini sampai 13 Agustus mendatang.

Dengan sisa waktu yang dimiliki ini, pihaknya optimis bisa tahapan coklit bisa diselesaikan sesuai batas waktu yang ditentukan.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...