Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Koordinasi dengan Pemkab, FKPPK Pastikan Ponpes di Pati Sudah Sesuai Protokol Kesehatan

MURIANEWS, Pati – Forum Komunikasi Pengasuh Pesantren Kajen (FKPPK) yang diwakili 52 pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) bertemu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati dan Asisten I Setda Pati. Hal itu guna membahas penyebaran Covid yang terjadi di Ponpes.

KH M Mujiburrohman selaku Koordinator FKPP mengatakan, upaya-upaya yang dilakukan oleh FKPPK dalam mengeluarkan maklumat memang berdasarkan latar belakang yang ada.

Hanya saja, maklumat itu dikeluarkan tidak untuk menyudutkan atau membuat stigma negatif salah satu pihak.

“Hal ini diambil sebagai upaya pencegahan dan memberi informasi yang jelas kepada masyarakat khususnya pesantren di Kajen dan sekitarnya. Selain itu juga untuk bersama-sama membangun kesadaran bersama dalam mengahadapi Covid-19,” terangnya, Rabu (5/8/2020).

Ia menegaskan, FKPPK juga ikut membantu pemerintah dalam melakukan tindakan pencegahan dan penanganan Covid-19 terhadap santri. Apalagi, Covid-19 merupakan masalah global yang harus dihadapi bersama-sama.

Dalam hal ini, FKPPK memberi informasi yang benar kepada pihak pemerintah daerah terkait segala upaya yang dilakukan. Termasuk, beberapa santri yang positif Covid-19 berasal dari satu Ponpes dan sudah ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Sedangkan ponpes-ponpes lainnya di Kajen dan sekitarnya dalam keadaan kondusif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang tegas,” tegasnya.

Dari hasil pertemuan ini juga diharapkan bisa memberi gambaran dan pemahaman bersama di masyarakat bahwa kondisi pesantren di Kajen dalam keadaan kondusif.

Di Kajen dan sekitar terdapat 64 Pesantren dan para santri yang positif Covid-19 berasal dari salah satu pesantren.

Sementara Itqonul Hakim selaku Kasatgas Covid-19 FKPPK menyampaikan, selama ini FKPPK menbentuk satgas Jogo Santri yang berada di setiap pondok pesantren. Mereka bertugas memperketat penjagaan ponpes agar para santri tetap beraktivitas berada di dalam dan tidak keluar dari pondok.

“Upaya ini berjalan dengan baik, sebab ada kesadaran bersama dikalangan Pengasuh, Pengurus PonPes, Santri dan juga masyarakat. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap penyebaran Covid-19 agar tidak meluas di PonPes-PonPes yang lain maupun di masyarakat umum,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...