Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dokter Ini Bagikan Cara Cegah Penularan Covid-19 Pada Anak

MURIANEWS, Kudus – Proteksi pada anak-anak agar tak tertular Covid-19 perlu dilakukan secara ketat. Terlebih anak-anak menjadi salah satu kelompok paling rentan tertular virus ini.

Konsultan Kesehatan Anak dr Andrieanta mengatakan, saat ini mungkin orang tua sudah lelah dan bosan untuk mengajari anak di rumah. Namun hal tersebut menurutnya, jauh lebih ringan dari pada harus melihat anak yang kritis dan diisolasi karena terinfeksi virus corona.

“Sebenarnya ada kabar yang cukup baik, data dari Tiongkok dan Indonesia menunjukkan bahwa virus corona tidak begitu menyerang anak. Di Indonesia sekitar tujuh persen anak usia 0-17 tahun yang terkonfimasi positif,” katanya dalam webinar via Zoom Selasa (4/8/2020) malam tadi.

Meski demikian, para orang tua diharap tidak lengah, karena jika dilihat dari data kasus corona di Indonesia trennya masih meningkat. Sehingga belum bisa berharap pandemi ini berakhir dalam waktu dekat.

Konsultas Kesehatan Anak dr Andrieanta. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Ia pun membagi tips cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mencegah penularan Covid-19 pada anak.

“Di antaranya, modifikasi perilaku dan kebiasaan, meningkatkan daya tahan tubuh anak, serta memodifikasi lingkungan,” ungkapnya.

Memodifikasi perilaku anak, yakni dengan menghindarkan anak dari kontak publik yang melibatkan banyak orang seperti di mal, tempat wisata, dan lainnya.

Selain itu juga harus mengajarkan anak agar selalu rutin cuci tangan dengan sabun setelah melakukan aktivitas, memakai masker, face shield, tidak menyentuh wajah dan mengajarkan anak untuk tetap menjaga jarak minimal satu meter.

“Menjaga daya tahan tubuh anak kita bisa memberikan suplemen berupa vitamin C, vitamin D, seng, zat besi, dan protein yang cukup,” ujarnya.

Yang perlu diketahui virus corona bisa bertahan di pakaian selama satu hari dan di besi atau benda lain bisa bertahan selama empat hari.

Sehingga menurutnya, modifikasi lingkungan sangat penting dilakukan seperti penyemprotan disinfektan secara rutin di dalam rumah terhadap benda-benda yang sering disentuh setiap hari dan juga memastikan ventilasi sirkulasi udara agar tetap steril.

“Penyemprotan desinfektan menggunakan pemutih 1:99 juga sangat optimal dalam mematikan virus corona. Karena virus corona menyebar melalui droplet dan menempel pada benda di sekitar. Dan droplet yang berukuran sangat kecil juga bisa menyebar melalui airbone,” tandasnya.

Sementara Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Tengah dr Djoko Handojo menambahkan, cara pencegahan tersebut harus bekesinambungan dilakukan agar menjadi sebuah kebiasaan yang tidak membosankan.

“Di manapun berada harus selalu dilakukan. Memang awalnya terkesan sulit karena akan mengubah karakter anak, tapi jika terus menerus diingatkan dan dilakukan maka akan bisa menjadi kebiasaan yang postif. Sehingga bisa mencegah penularan virus corona dengan maksimal,” imbuhnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...