Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Covid-19 di Blora Capai 144 Kasus, 87 Pasien Sembuh dan Sembilan Meninggal

MURIANEWS, Blora – Grafik pasien yang berhasil sembuh dari virus corona atau Covid-19 di Blora terus mengalami peningkatan. Di mana, hingga saat ini, totalnya sudah ada 87 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora Siswanto menyampaikan, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blora totalnya sebanyak 144 orang.

Rinciannya, yang masih dirawat ada 48 orang, meninggal sembilan orang dan pasien sembuh ada 87 orang.

“Kami berharap jumlah pasien sembuh ini bisa segera bertambah sehingga yang dirawat bisa segera tuntas,” kata Siswanto saat menyampaikan update perkembangan penanganan corona, Senin (3/8/2020).

Menurutnya, untuk angka reaktif rapid test hingga hari ini juga masih tinggi yakni mencapai 113 orang. Begitu juga dengan PDP ada 14, ODP 19, dan OTG 177.

Angka ini diperoleh berdasarkan hasil testing, tracking dan treatment yang dilakukan Dinas Kesehatan Blora.

Siswanto juga menyampaikan, sebentar lagi rakyat Indonesia akan merayakan peringatan Kemerdekaan ke 75 dengan suasana yang berbeda.

Yakni, masih dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga pihaknya meminta agar hal ini bisa memacu semangat kebersamaan berjuang melawan pandemi dengan mengutamakan upaya pencegahan daripada pengobatan.

Sementara itu, Direktur RSUD Cepu Fatkhur Rokhim menambahkan, pihaknya hingga hari ini masih merawat empat pasien positif Covid-19.

Keempatnya telah dilakukan swab ulang dan masih menunggu hasilnya. Pihaknya berharap hasil swabnya nanti negatif semua, sehingga bisa dinyatakan sembuh.

“Kami berharap dan meminta agar masyarakat tetap terus melaksanakan protokol kesehatan yang bermuara pada tiga perilaku. Yakni memakai masker saat keluar, jaga jarak dalam berinteraksi sosial, dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun,” ucapnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...