Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tujuh Orang Kontak Erat Ketua DPRD Jepara Diminta Isolasi Mandiri, Dua di Antaranya Sopir

MURIANEWS, Jepara – Meninggalnya Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali karena terpapar Virus Corona atau Covid-19, masih menyisakan duka mendalam. Hanya, penanganan lanjutan terhadap mereka yang kontak erat almarhum tetap dilakukan.

Setidaknya ada tujuh orang di lingkungan DPRD Jepara yang diketahui memiliki kontak erat dengan almarhum Imam Zusdi Ghozali.

Sekretaris DPRD (Sekwan)Jepara Trisno Santoso menyatakan, pihaknya sudah memerintahkan tujuh orang tersebut untuk segera melakukan isolasi mandiri. Dari tujuh orang tersebut ada dua orang sopir yang diduga kuat sudah terpapar Covid-19.

Baca: Kabar Duka, Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali Meninggal Dunia

Pihaknya secara kelembagaan juga sudah meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara untuk melakukan penanganan yang bersifat tehnis terkait hal ini. Salah satunya adalah melakukan swab terhadap orang-orang yang masuk dalam daftar kontak erat.

Bahkan, jika memungkinkan pihaknya juga meminta semua orang yang ada di lingkungan DPRD Jepara bisa di-swab.

“Sudah kami sampaikan ke DKK mengenai hal ini. Kami berharap segera ada penanganan yang jelas soal ini. Dari kasus pak Imam (Ketua DPRD Jepara almarhum-red) sedikitnya ada tujuh orang yang diduga menjadi kontak erat. Bahkan bisa saja lebih, tinggal bagaimana nanti penanganannya,” ujarnya, Minggu (2/8/2020).

Baca: GTPP Covid-19 Jepara Pastikan Almarhum Ketua DPRD Jepara Positif Corona

Dia menjelaskan, pada kunjungan kerja ke Gresik, pekan lalu, Imam Zusdi diketahui berangkat dengan kendaraan sendiri bersama sopir. Almarhum juga tidak berada dalam rombongan mobil anggota DPRD Jepara.

“Sejak dari Gresik beliau juga tidak berangkat ke kantor lagi, karena diketahui mulai mengalami gejala. Sampai akhirnya dirawat di RSUD Demak dan akhirnya ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta,” jelas Trisno Santoso.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Jepara, Pratikno menyatakan, sebelum meninggal dunia, Imam Zusdi juga sudah mengalami sakit. Dalam dua pekan terakhir yang bersangkutan sudah jarang ke kantor DPRD Jepara karena sakitnya.

Baca: Jenazah Ketua DPRD Jepara Dimakamkan di Wedelan Bangsri 

Terakhir pada saat kunjungan kerja ke Gresik, almarhum memang berangkat secara mandiri bersama sopirnya.

“Jadi memang beliau sebelum ke Gresik sudah mengeluh sakit. Kami juga diberitahu oleh beliau sendiri mengenai kondisinya. Cuma memang tidak kami kira jika akhirnya beliau ini terpapar Covid-19. Waktu ke Gresik beliau juga datang bersama dengan sopirnya,” kata Pratikno, Minggu (2/8/2020).

Baca: Sebelum Imam Zusdi, Seorang Staf Keuangan DPRD Jepara Ternyata Lebih Dulu Kena Corona

Menyusul meninggalnya Imam Zusdi karena Covid-19, pihaknya juga sudah meminta agar dilakukan dekontaminasi ulang pada Gedung DPRD Jepara. Minggu (2/8/2020) ini tim GTPP Covid-19 Jepara sudah melakukan penyemprotan decontaminasi.

Hal yang sama sebelumnya juga sudah dilakukan, saat terjadi kasus positif covid yang menimpa seorang staf bagian keuangan DPRD Jepara. Bahkan ruangan bagian keuangan sudah diperintahkannya untuk di tutup sementara.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...