Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kasus Petinggi Gemulung Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jepara

MURIANEWS, Jepara – Kasus pidana yang menimpa Petinggi Desa Gemulung Santoso masih terus menggelinding. Selain sudah ditetapkan sebagai tersangka saat ini kasus tersebut mulai dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara.

Meski berkas perkaranya masih memerlukan perbaikan-perbaikan, proses ini masih terus berjalan.

Kapolres Jepara AKBP Nugroho Trinuryanto menegaskan pihaknya dalam hal ini tidak main-main. Pihaknya memastikan bahwa kasus ini memang harus dilanjutkan, karena semua anggota masyarakat tidak kebal hukum.

Baca: Dua Kali Mangkir, Polres Jepara Tahan Petinggi Gemulung Tersangka Galian C Ilegal

”Masih terus kami tangani. Sekali lagi kami tegaskan, dalam masalah ini tidak ada orang yang kebal terhadap hukum. Kalau memang salah secara hukum, ya harus diproses secara hukum,” ujar AKBP Nugroho Trinuryanto, Kamis (30/7/2020).

Sementara itu secara terpisah Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Djohan Andika menyatakan, proses penanganan kasus Petinggi Gemulung itu sudah sampai pada tahap pelimpahan berkas ke Kejari Jepara.

Baca: Ditahan karena Galian C Ilegal, Petinggi Gemulung Jepara Juga Nunggak Pajak Hingga Rp 5 Miliar

Saat ini statusnya masih P-19, dan masih membutuhkan perbaikan-perbaikan berkas perkara. Tahapan ini merupakan sesuatu yang wajar dalam proses penegakan hukum.

Pihaknya berharap berkas perkara ini bisa segera tuntas dan perkaranya bisa segera disidangkan. Perbaikan-perbaikan berkas masih dilaksanakan dan diharapkan bisa segera P-21 dan bisa segera disidangkan.

Baca: Alat Beratnya Disita Polisi, Petinggi Gemulung Ajukan Gugatan ke PN Jepara

Sampai saat ini tersangka juga masih menjalani penahanan di Ruang Tahanan Mapolres Jepara. Hal ini terjadi sejak dilakukan penangkapan tersangka karena dalam beberapa kali mangkir dari pemanggilan resmi Polres Jepara.

”Iya saat ini kasusnya memang masih P-19. Artinya sudah kami sampaikan ke Kejaksaan Negeri Jepara, namun masih perlu dilakukan perbaikan-perbaikan. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar. Kami sih inginnya kasus ini bisa segera P-21 dan segera disidangkan,” tegasnya.

Santoso sendiri diketahui sudah ditahan kurang lebih dua pekan lebih di Mapolres Jepara, setelah diduga melakukan tindak pidana penambangan illegal di Desa Pancur, Mayong, Jepara. Hanya, penahannya bisa diperpanjang sampai di tingkat penahanan Kejaksaan Negeri Jepara.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...