Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pandemi, Bupati Blora Minta Warga Tak Gelar Lomba dan Karnaval HUT Kemerdekaan

MURIANEWS, Blora – Bupati Djoko Nugroho kembali menegaskan terkait pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Blora. Di mana, peringatannya dilaksanakan terbatas dan tidak ada aneka lomba, pawai pembangunan dan karnaval.

Menurutnya, hal itu perlu diperhatikan oleh warga karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Kita sudah mendapatkan draf, pedoman tata upacara dari pemerintah. Besok kegiatannya hanya pokok-pokok saja,” kata Djoko, Kamis (30/7/2020).

Dijelaskan, peringatan dimulai tanggal 14 Agustus 2020 dengan mendengarkan pidato presiden. Baik sidang MPR RI, Hari Kemerdekaan RI, maupun pidato dalam rangka pengantar rencana undang-undang, keuangan APBN Republik Indonesia tahun 2021 dilakukan secara terbatas.

“Renungan suci juga terbatas dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan,” jelasnya.

Kemudian pada 17 Agustus 2020 dilanjutkan pelaksanaan upacara. Untuk upacara pertama di halaman Pemkab Blora dalam jumlah kecil yang nanti akan diatur oleh Sekda Blora.

Sementara peserta yang lain bisa mengikuti secara virtual di tiga tempat yang telah ditentukan.

“Yaitu di Dinas Pertanian Ketahanan Pangan, Bappeda dan DPPKAD. Itu tentang upacara, jam 07.00 WIB pagi,” terangnya.

Berikutnya, untuk pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi dilaksanakan di pendapa rumah dinas Bupati Blora dengan peserta terbatas pula. Hanya diikuti bupati, Forkopimda, tokoh masyarakat, ulama, politikus dan sebagainya.

“Yang lain tetap mengikui secara virtual di tempat yang sudah kita tentukan. Kegiatan lainnya, seperti bakti sosial dan karnaval tidak ada lagi. Lomba-lomba juga tidak ada lagi,” terangnya.

Bupati memahami, keinginan warga masyarakat sangat luar biasa untuk mengadakan pawai dan karnaval. Namun, keinginan itu harus ditunda dahulu karena situasi masih ada pandemi Covid-19.

“Kita cegah terlebih dahulu. Karena di saat itulah tidak tekontrol jarak antarorang dan dimungkinkan penularan virus akan banyak terjadi. Oleh karena itu saya minta perhatiannya kepada teman-teman semuanya, baik OPD, camat maupun kades,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...