Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Update Corona Kudus 30 Juli: 28 Kasus Baru, 18 Pasien Sembuh

MURIANEWS, Kudus  –  Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus kembali mencatat ada 28 penambahan kasus positif corona di Kota Kretek pada Rabu (29/7/2020) malam. Dari jumlah itu, 24 kasus berasal dari dalam wilayah, sementara sisanya dari luar wilayah.

Juru Bicara GTPP Covid-19 dokter Andini Aridewi mengatakan, keseluruhan kasus baru kini menjalani perawatan di rumah sakit rujukan. Sebanyak 16 pasien di antaranya juga memiliki penyakit penyerta.

“Sementara lainnya tak memiliki riwayat penyakit penyerta,” kata Andini Kamis (30/7/2020) pagi.

Walau demikian, penambahan pasien sembuh juga cukup banyak terjadi. Di mana ada 18 pasien sudah dinyatakan sembuh.

Dari jumlah itu, 14 pasien di antaranya berasal dari dalam wilayah Kudus. Sementara empat lainnya berasal dari luar wilayah.

“Mereka merupakan pasien yang sudah merampungkan pemantauan dan perawatannya,” ujarnya.

Selain 28 pasien positif baru dan 18 pasien sembuh, Gugus Tugas juga mencatat ada dua pasien yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19.

Yakni seorang laki-laki dari Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kudus dan seorang laki-laki dari Karanganyar, Kabupaten Demak. “Keseluruhannya meninggal dengan penyakit penyerta,” jelas Andini.

Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 619 kasus. Saat ini masih ada 96 pasien yang menjalani perawatan, 155 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada 298 pasien yang sudah sembuh dari corona.

“Sementara ada 70 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya.

Selain itu, Kabupaten Kudus juga turut merawat pasien dari luar wilayah. Hingga kemarin, Kudus sudah merawat sebanyak 178 pasien terkonfirmasi positif. Sebanyak 91 di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

Kemudian pasien yang menjalani perawatan menyisakan 19 orang, dan menjalani isolasi mandiri ada sebanyak 44 orang. “Sementara untuk pasien meninggal ada sebanyak 24 orang,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...