Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kasus Positif Covid-19 Jepara Kembali Bertambah 63 Orang

MURIANEWS, Jepara – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 di Jepara pada Rabu (29/7/2020) kembali menyampaikan adanya tambahan kasus terkonfirmasi postif Covid-19.

Tambahan kasus terkonfirmasi positif covid 19 yang terjadi di Jepara mencapai 63 kasus baru.

Hal ini didasarkan dari hasil lab yang diterima GTPP Covid-19 Jepara, dalam dua kali kesempatan, hingga Rabu (29/7/2020) malam.

GTPP Covid-19 Jepara sebelumnya menerima hasil lab pada Rabu (29/7/2020) sore hari, dengan tambahan kasus baru sebanyak 25 orang. Namun jumlah tersebut kembali bertambah pada tengah malam tadi, dengan jumlah kasus sebanyak 38 kasus baru.

Dengan demikian sepanjang Rabu (29/7/2020) ada tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sampai 63 kasus.

Juru Bicara GTPP Covid 19 Jepara, dr M Fakhurudin, menyatakan tambahan kasus-kasus baru tersebut tersebar di 12 kecamatan.

Masing-masing dari Kecamatan Jepara 12 kasus, Bangsri 13 kasus, Mayong 10 kasus, Mlonggo delapan kasus, Pakis Aji enam kasus dan Kalinyamatan empat kasus.

Sementara di Kecamatan Donorojo, Batealit, Kedung, Welahan, Keling, dan Kembang, masing-masing mendapatkan tambahan satu kasus baru.

“Dengan demikian jumlah warga Jepara yang terkonfirmasi Covid-19 sampai saat ini, jumlanya 1.072 orang. Dari jumlah ini 708 orang dinyatakan sembuh, 308 masih dirawat dan 61 orang meninggal dunia,” ujar dr M Fakhrudin, Kamis (30/7/2020).

Sementara itu, di beberapa tempat, warga yang kemarin diumumkan terkonfirmasi positif Covid-19, ternyata ada yang justru sudah menyelesaikan masa isolasi mereka. Hal ini terjadi setidaknya di beberapa wilayah.

Di Jepara Kota, sejumlah Anggota Jogo Tonggo kebingungan saat akan melakukan penanganan terhadap warganya yang dinyatakan positf Covid-19. Setelah dikonfirmasi yang bersangkutan ternyata malah menyatakan sudah selesai melakukan isolasi.

Hal yang sama terjadi di wilayah Bangsri. Beberapa warga yang baru saja dinyatakan terkonfirmasi positif ternyata juga menyatakan tinggal menyelesaikan masa isolas mandiri, dalam beberapa hari dan bahkan juga sudah ada yang selesai isolasi mandiri.

Situasi ini kemungkinan terjadi karena rentang waktu pengambilan sample swab dan pengumuman hasilnya menunggu lama.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...