Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Anggaran Pemasangan Sekat Pencegah Corona di Tiga Pasar Kudus Diajukan Rp 280 Juta

MURIANEWS, Kudus – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus mengajukan anggaran sebesar Rp 280 juta untuk pemasangan sekat pembatas antarpedagang di tiga pasar percontohan.

Yakni Pasar Rakyat dengan total 198 los, Pasar Kliwon ada sebanyak 24 los, dan Pasar Bitingan sebanyak 30 los.

“Pemasangan sekat memang diperuntukkan bagi pedagang basah yang menempati los,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kudus Albertus Harys Yunanto, Rabu (29/7/2020) siang.

Proses pengajuannya sendiri, kata dia, tengah di-review oleh Inspektorat. Mengingat pihaknya mengajukan melalui Dana Tak Terduga (TT).

Pemasangan sekat sendiri, lanjutnya, diperuntukkan agar para pedagang bisa menjaga jarak satu sama lain. Selain itu, pemberian sekat juga ditujukan untuk mencegah terjadinya droplet.

Khusus untuk Pasar Rakyat, pihaknya sebelumnya telah memasang sekat antara penjual dan pembeli. “Namun memang kemarin instruksi Plt Bupati juga diberi sekat antarpedagang, kami laksanakan,” lanjutnya.

Selain pemasangan sekat antarpedagang dan pembeli, pihaknya juga telah melengkapi pasar-pasar di Kudus dengan fasilitas cuci tangan lengkap dengan sabunnya.

Petugas jaga yang ditugaskan untuk memantau pengunjung tak bermasker juga telah disiagakan. “Kami lengkapi semua fasilitas yang mendukung penerapan protokol kesehatannya,” jelas Harys.

Baca: Jadi Percontohan, Pasar Rakyat Kudus Diberi Sekat Pembatas Antara Pedagang dan Pembeli

Sementara untuk pengisian Pasar Rakyat, sebisa mungkin pemindahan pedagang akan dilakukan. Hanya, tetap akan menunggu pemasangan sekat terlebih dahulu.

“Kami masih memiliki pekerjan untuk memasang sekat, setelah itu kami kerjakan, akan segera kami upayakan,” terangnya.

Rencananya, pedagang dengan dagangan basah seperti ikan, ayam, dan daging dari Pasar Baru akan dipindah ke Pasar Rakyat. Itu dilakukan agar kompleks pasar tersebut bisa rapi.

“Mereka yang berada di emper juga akan dipindah ke los tanpa pungutan biaya,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...