Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Duh, Starting Grid Jaga Jarak di Bangjo Jepara Malah Digunakan untuk Balapan

MURIANEWS, Jepara – Pemasangan garis marka ala starting grid di traffic light atau bangjo Tugu Kartini Jepara ternyata disalahgunakan sejumlah pihak. Garis marka yang difungsikan untuk jaga jarak itu justru digunakan sebagai start balapan.

Sejumlah remaja bahkan sempat membuat video balapan ala MotoGP memanfaatkan marka jaga jarak tersebut. Mereka menunggu start saat lampu hijau menyala.

Tak hanya itu, sekelompok tukang ojek online juga iseng memanfaatkannya untuk hal yang sama. Mereka merekamnya dalam video dan menyebarkannya di media sosial.

Baca: 41 Nakes RS Rehatta Jepara Positif Covid-19, 11 di Antaranya Dinyatakan Sembuh

Kasatlantas Polres Jepara AKP Harry Condro membenarkan adanya beberapa pihak yang menyalahkan kegunaan marka tersebut. Saat ini pihaknya sudah melakukan penindakan terhadap mereka yang melakukan aksi tersebut.

”Sudah, sudah kami tindak. Kepada petugas mereka menjelaskan hanya iseng. Tapi tetap salah. Marka grid itu dibuat untuk menjaga jarak dalam rangka penerapan protokol kesehatan. Bukan malah digunakan untuk hal-hal iseng yang hanya mencari sensasi,” katanya

Ia menyebutkan, meski hanya aksi iseng, para pelaku tetap ditindak karena memang terindikasi melakukan pelanggaran. Apalagi dari video yang disebar, pihaknya berhasil menyelidiki para pelaku.

Baca: Kasus Positif Covid-19 Jepara Tembus 1.018 Orang, 20 Persennya Tenaga Kesehatan

”Untuk menghindari hal serupa kami akan menambah beberapa kamera CCTV di sejumlah lokasi. Karena itu kami mengimbau kepada semua masyarakat untuk tidak menyalahgunakan hal tersebut,” ujar AKP Harry Condro. Selasa (28/7/2020).

Sementara itu, Kepala Dishub Jepara, Deny Hendarko menyatakan sejauh ini pihaknya baru menempatkan marka ala starting grid jaga jarak tersebut di tiga lokasi.

Masing-masing di Trafic light Tugu Kartini, Perempatan Rahayu, dan depan BRI Jepara. Rencananya pembuatan grid jaga jarak tersebut akan dilakukan di semua trafick light yang ada.

”Jadi ini difungsikan untuk memberi tanda tempat berhenti bagi pengendara sepeda motor saat di traffic light. Sehingga saat berhenti jarak antar pengendara bisa terjaga, sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan. Tujuannya untuk kepentingan penerapan protokol kesehatan,” tambahnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...