Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pedagang Ikan Pasar Baru Akan Dipindah ke Pasar Rakyat Kudus

MURIANEWS, Kudus – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus akan memindahkan pedagang ikan di Pasar Baru ke Pasar Rakyat Kudus. Namun pemindahan tersebut menunggu penyiapan sekat pembatas antarpedagang rampung dipasang.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengatakan, semua pedagang ikan basah di Pasar Baru nantinya akan dipusatkan menjadi satu di Pasar Rakyat Kudus, yang berada satu komplek di belakang Pasar Baru.

“Pasar Rakyat nanti akan menjadi sentral penjualan ikan basah. Yang di Pasar Baru harus mau dipindah, karena di Pasar Baru bukan tempat untuk berjualan ikan basah,” katanya, Selasa (28/7/2020).

Ia menyatakan pemindahan seluruh pedagang menunggu proses penambahan sekat selesai. Saat ini menurutnya, sudah ada sebagian pedagang ikan yang sudah pindah, karena tempatnya sudah selesai dipasang sekat pembatas.

“Nanti kalau sudah selasai akan ada juga pedagang baru. Satu pekan kira-kira sudah selesai persiapanya” terangnya.

Terkait pedagang yang keluhkan sepinya pembeli, ia mengaku hal tersebut memang perlu waktu. Jika nantinya sudah dipindahkan dan lapak sudah banyak yang terisi masyarakat akan mulai datang berbelanja di Pasar Rakyat.

“Sekitar 90 pedagang ikan basah nantinya akan menempati lapak di Pasar Rakyat baik pedagang baru ataupun lama pindahan dari Pasar Baru, dan sisanya akan diisi oleh pedagang kering,” ucapnya.

SementaraKepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kudus Albertus Harys Yunanto mengatakan, pemasangan sekat antara pedagang dan pengunjung sebenarnya sudah dilakukan.

Namun sekat antarpedagang yang perlu ditambahkan sesuai instruksi Plt Bupati. “Di Pasar Rakyat, ada setidaknya 198 lapak pedagang yang tersedia. Sementara lapak yang terisi memang baru ada sekitar 60 pedangang,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...