Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Banyak Pengendara Tak Bermasker di Kudus Tak Hafal Pancasila Saat Dihukum Polisi

MURIANEWS, Kudus – Puluhan pengendara di Kudus terjaring razia adaptasi kebiasaan baru yang dilakukan Polres Kudus. Razia ini berbarengan dengan kegiatan Operasi Patuh Candi 2020 yang digelar serentak oleh jajaran kepolisian di Jateng mulai Kamis (23/5/2020) kemarin.

Dari pantauan MURIANEWS di lapangan, Jumat (24/7/2020) sejumlah pengendara di Kudus kedapatan terjaring razia karena tak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Mereka yang kedapatan tak memakai masker dihukum menghafal teks Pancasila serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Ironisnya, hanya dua pengendara yang lancar mengucap teks Pancasila, selebihnya harus dipandu oleh anggota Satlantas Polres Kudus. Setelah menjalankan hukuman, para pengendara itu langsung diberikan masker gratis oleh pihak kepolisian.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Kudus Iptu Sulis mengatakan, pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2020  kali ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, operasi kali ini digelar di masa pandemi.

Dalam pelaksanaanya pun, petugas tidak hanya dikerahkan di beberapa titik saja untuk menjaring pelanggar. Melainkan polisi berpencar.

“Jadi kami tersebar melakukan razia di wilayah Kudus. Dari kemarin hingga pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB, Kami sudah mendapati puluhan pengendara yang tak memakai masker,” katanya.

Ia menyatakan, Polres Kudus serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sudah sering mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Namun, masih saja banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan itu.

“Selain razia adaptasi kebiasaan baru, kami juga mengecek kelengkapan surat–surat kendaraan, penggunaan helm SNI, dan menindak tegas bagi pengendara yang melawan arus,” terangnya.

Baca: Operasi Patuh Candi Digelar di Kudus, Tak Pakai Masker Dihukum Baca Pancasila

Salah seorang sopir angkutan umum, Mukhtar yang kedapatan tak memakai masker mengaku sebenarnya sudah mempunyai masker. Namun masker itu diakuinya hari ini ketinggalan di rumah.

Sementara itu saat dihukum menghafal teks Pancasila pun ia kesulitan. Ia justru menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Lantaran sudah banyak yang lupa, sehingga tidak lancar saat mengucapkannya.

“Biasanya saya pakai masker, ini tadi lupa. Besok lagi saya pakai masker,” ujarnya kepada anggota kepolisian.

Sementara Amari, tukang becak yang juga kedapatan tak memakai masker mengaku akan memakai masker saat keluar rumah dan tidak mengulanginya lagi. “Saya ini bawa masker, tapi lupa memakainya tadi terburu–buru,” ungkapnya.

Meski demikian, mereka yang kedapatan tak memakai masker mendukung sepenuhnya atas sanksi yang diterapkan oleh Polres Kudus kepada pengguna jalan yang tak memakai masker. Karena itu bisa menjadi suatu teguran yang sangat berarti agar mereka tak mengulanginya lagi.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...