Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ada Penambahan 77 Kasus Corona Baru di Kudus Malam Ini

MURIANEWS, Kudus – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus kembali mencatat penambahan kasus pada Kamis (23/7/2020) malam. Penambahan kasus yang diumumkan malam ini cukup banyak, yakni mencapai 77 kasus.

Dari 77 kasus baru tersebut, 64 kasus baru berasal dari dalam wilayah. Sementara 13 lainnya berasal dari luar wilayah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan hasil swab pada hari ini memang banyak pasien yang terkonfirmasi positif corona.

Penambahan jumlah kasus hari ini, juga jadi yang terbanyak selama Kudus diterpa pandemi corona. Setelah sebelumnya yang terbanyak adalah 42 kasus kasus baru beberapa pekan lalu.

“Hasil swabnya memang banyak yang keluar positif,” ucap Andini Kamis malam.

Walau demikian, pihaknya mengatakan penambahan tersebut bukan karena adanya klaster baru. Melainkan adanya transmisi lokal dan penularan komunitas.

Pola persebaran dan penularan virus di Kota Kretek sendiri, kata dia, memang sudah mengalami perubahan pola. Pada kasus awal, pola penularan virus adalah karena adanya perjalanan ke daerah terjangkit.

Namun kini, lanjutnya, pola persebaran sudah menjadi transmisi lokal. “Oleh karena itulah kami berharap masyarakat tertib menerapkan protokol kesehatan,” jelas Andini.

Untuk diketahui, jumlah kasus terkonfirmasi positif total di Kabupaten Kudus kini mencapai 635 kasus. Dengan rincian 480 kasus dalam wilayah dan 155 kasus luar wilayah.

Untuk rincian kasus dalam wilayah, ada sebanyak 71 pasien dirawat, 137 pasien menjalani isolasi mandiri, 217 kasus pasien sembuh, dan 55 kasus pasien meninggal.

Kabupaten Kudus juga menangani sejumlah pasien dari luar Kota Kretek. Sampai saat ini sendiri, sudah ada 155 pasien luar wilayah yang ditangani.

Dari jumlah tersebut, masih ada sebanyak 18 pasien yang dirawat di Kudus. Kemudian ada sebanyak 43 pasien luar wilayah yang menjalani isolasi mandiri.

Sementara untuk angka kesembuhan pasiennya mencapai 74 pasien. Serta angka kasus meninggal mencapai 20 pasien.

Kemudian untuk kasus per kecamatan tertinggi adalah di Kecamatan Jati sebanyak 102 kasus, disusul Kota Kudus sebanyak 72 kasus. Kemudian disusul Kecamatan Jekulo 67 kasus, Kaliwungu 53 kasus, Bae 51 kasus.

Selanjutnya ada Kecamatan Mejobo 44 kasus, Kecamatan Undaan 41 kasus, Kecamatan Dawe 27 kasus, dan Kecamatan Gebog 23 kasus.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...