Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

37 Orang Bersaing untuk Isi Tujuh Jabatan Tinggi di Pemkab Blora

MURIANEWS, Blora – Kekosongan tujuh Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Kabupaten Blora tidak akan lama lagi akan terisi. Pasalnya, Pemkab Blora saat ini sedang melaksanakan kegiatan uji kompetensi melalui penggalian potensi dalam seleksi secara terbuka dan kompetitif atau yang biasa dikenal dengan istilah assessment untuk pengisian JPTP tersebut.

Ada 37 orang yang memperebutkan tujuh jabatan itu. Tujuh jabatan yang saat ini kosong itu yakni Sekretaris DPRD Blora, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah. Kemudian Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan.

Bupati Djoko Nugroho berharap seleksi yang dilaksanakan dengan menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini bisa terlaksanakan secara lancar untuk menghasilkan SDM pejabat yang berkualitas.

“Seleksi JPTP kali ini merupakan seleksi yang terakhir dilaksanakan dalam masa kepemimpinan saya. Oleh karena itu, ikutilah dengan baik, sing tenanan (yang serius-red) agar hasilnya bisa maksimal dan berkualitas. Kami ucapkan terimakasih kepada LPPM UNS yang untuk kesekian kalinya sudah bersedia membantu kali dalam melaksanakan seleksi JPTP seperti ini,” ucap Djoko.

Ia menerangkan, Blora pada Desember 2020 nanti menjadi salah satu daerah di Jawa Tengah yang akan melaksanakan Pilkada sehingga tidak diperbolehkan melaksanakan mutasi, kecuali pengisian jabatan yang kosong karena pejabat sebelumnya purna tugas.

“Oleh sebab itu, kita tidak ada mutasi, hanya seleksi JPTP untuk mengisi tujuh jabatan yang kosong. Sebenarnya pada Oktober dan November mendatang juga akan ada pejabat eselon II yang purna tugas yakni Kepala Bappeda, BPPKAD dan Dindukcapil. Namun ketiganya nanti biar diisi oleh Bupati terpilih yang baru,” imbuh Djoko yang akan habis masa jabatannya pada 16 Februari 2021 itu.

Sementara itu, Asisten Sekda Bidang Administrasi Henny Indriyanti selaku Ketua Pelaksana Uji Kompetensi JPTP menyampaikan, tujuh kursi jabatan yang kosong kali ini akan diperebutkan oleh 37 peserta. Rinciannya, untuk formasi Sekretaris DPRD Blora sebanyak 5 peserta, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (6), Kepala Dinas Kesehatan (5), Kepala Badan Kepegawaian Daerah (3).

Kemudian, pada formasi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra (5), Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan (5), serta Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan (8).

“Uji kompetensi ini dilaksanakan selama dua hari mulai Selasa (21/7/2020) hingga Rabu (22/7/2020). Sesuai protokol kesehatan, peserta akan melaksanakan uji kompetensi menggunakan sistem daring dan luring tanpa mengurangi kualitas proses pengujian oleh tim assessor. Selain di BKD Blora, proses uji kompetensi juga akan dilaksanakan di instansi unit kerja masing-masing,” imbuhnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...