Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pedagang Pasar Rakyat Kudus Keluhkan Sepinya Pembeli

MURIANEWS, Kudus – Para pedagang Pasar Rakyat di komplek Pasar Baru, Kudus mulai mengeluhkan sepinya pembeli. Padahal, sudah sejak akhir tahun 2019 lalu, pasar tersebut diisi oleh pedagang-pedagang baru.

Mereka pun berharap los-los yang ada di pasar tersebut segera terisi penuh oleh para pedagang lain. Karena sepinya pembeli, ditengarai lantaran masih sedikitnya penjual yang mengisi pasar tersebut.

“Sepi, kami sering melihat pasar seberang (Pasar Baru) yang ramai pembeli, rasanya nelangsa,” kata Suparni (65), salah satu pedagang sayur di Pasar Rakyat.

Walau demikian, pihaknya sedikit memaklumi karena mereka termasuk pedagang baru di sana. Sehingga butuh penyesuaian untuk mendapat pelanggan. “Istilahnya kami mbabat alas (membuka hutan),” ujar dia.

Suparni sendiri, sebelumnya berjualan di emperan sekitaran kompleks DPRD Kudus. Hingga akhirnya dia ditawari untuk mengisi salah satu los di Pasar Rakyat tanpa dipungut biaya los.

“Sampai saat ini saya hanya membayar air saja, Rp 2 ribu per hari,” kata dia.

Pihaknya pun berharap, dinas terkait bisa segera mengondisikan pedagang-pedagang yang memang direncanakan akan pindah ke Pasar Rakyat. Dengan begitu Pasar Rakyat bisa segera ramai pembeli.

“Di sini baru sekitar 60 orang pedagang, jika pedagangnya tambah banyak, maka pasar jadi ramai,” jelas dia.

Baca: Jadi Percontohan, Pasar Rakyat Kudus Diberi Sekat Pembatas Antara Pedagang dan Pembeli

Senada, Anisa Fitri (20) pedagang ikan di Pasar Rakyat juga berharap Pasar Rakyat bisa terisi penuh. Karena sampai saat ini, pengunjung di Pasa Rakyat bisa dibilang masih sepi pembeli. “Jika memang bisa dipercepat pengisiannya, maka kami berterimakasih sekali,” jelas dia.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kudus Albertus Harys Yunanto mengatakan, sebisa mungkin pemindahan pedagang akan dilakukan. Hanya, tetap akan menunggu pemasangan sekat antarpedagang terlebih dahulu.

“Kami masih memiliki pekerjan untuk memasang sekat antarpedagang, setelah itu kami kerjakan, akan segera kami upayakan,” ucap dia via telepon Kamis (23/7/2020) pagi.

Rencananya, pedagang dengan dagangan basah seperti ikan, ayam, dan daging dari Pasar Baru akan dipindah ke Pasar Rakyat. Itu dilakukan agar kompleks pasar tersebut bisa rapi.

“Mereka yang berada di emper juga akan dipindah ke los tanpa pungutan biaya,” jelas dia.

Sampai saat ini, Pasar Rakyat sudah diisi sekitar 60 pedagang.  Dari jumlah itu, 40 di antaranya menempati los dan sisanya menempati kios. Kemudian untuk total kapasitas keseluruhan pasar tersebut adalah sebanyak 198 los dan sekitar 30 kios.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...