Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dua Pejabat di Pemkab Grobogan Terkonfirmasi Positif Corona

MURIANEWS, Grobogan – Jumlah orang yang terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan masih bertambah lagi. Perkembangan Rabu (22/7/2020) hari ini, ada laporan dua kasus baru yang diterima dinas terkait.

Selain penambahan kasus baru, pada hari ini, ada satu pasien yang meninggal. Yakni, pria usia 61 tahun dari Kecamatan Grobogan yang sebelumnya sempat dirawat di RSUD Purwodadi.

Dengan perkembangan ini, total kasus positif corona di Grobogan sampai saat ini ada 206 orang. Rinciannya, 21 meninggal, 78 sembuh dan 107 masih dirawat.

Informasi yang beredar, kedua pasien baru hari ini statusnya adalah pejabat di lingkup Pemkab Grobogan. Keduanya, sebelumnya sempat mengikuti swab test massal yang dilangsungkan pekan lalu di komplek pendapa kabupaten.

Pelaksanaan swab test massal itu dilakukan setelah Sekda Grobogan Moh Sumarsono terkonfirmasi positif corona, Senin (13/7/2020) lalu. Selain pejabat eselon II dan III, swab test massal juga dilakukan terhadap anggota DPRD Grobogan serta bupati beserta keluarganya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Slamet Widodo saat dikonfirmasi membenarkan jika dua kasus baru itu adalah pejabat di instansi pemerintahan yang ada di lingkup Pemkab Grobogan. Hanya saja, Slamet tidak menjelaskan lebih rinci dari OPD manakah dua pejabat yang positif terpapar corona itu.

“Betul, mas. Ada dua orang pejabat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka ini sebelumnya ikut swab massal di pendapa,” jelasnya.

Keduanya saat ini sudah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Purwodadi. Menurut Slamet, keduanya kondisinya cukup sehat karena termasuk dalam kategori orang tanpa gejala.

“Kondisinya cukup sehat. Keduanya sudah menjalani isolasi di RSUD Purwodadi. Saat ini, kita masih melakukan tracking terhadap orang yang pernah kontak erat dengan keduanya,” sambung Kepala Dinas Kesehatan Grobogan itu.

Slamet menambahkan, hasil swab test massal di komplek pendapa belum seluruhnya keluar. Demikian juga untuk tes yang dilakukan pada anggota DPRD Grobogan juga belum diterima hasilnya.

“Saat ini banyak sekali yang melakukan swab massal. Dengan demikian, kita butuh waktu juga untuk mengetahui hasilnya,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...