Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Perampok Pengusaha Kudus Ditangkap di Jabar, Polisi Amankan Uang Rp 1,6 Miliar

MURIANEWS, Kudus – Tim Gabungan Polres Kudus dan Polda Jateng berhasil meringkus tujuh pelaku perampokan di rumah seorang pengusaha di Kudus bernama Lim Cahyo Wibowo pada Kamis (9/7/2020) lalu.

Semua pelaku ditangkap di sejumlah tempat terpisah di Jawa Barat. Tujuh pelaku yang berhasil diamankan berinisial A, S, DI, TA. DD, DN dan DH. Mereka saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polda Jateng.

Polisi membutuhkan waktu sekitar sebelas hari untuk memburu dan menangkap para pelaku. Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, penangkapan para pelaku sendiri dilakukan pada Senin (20/7/2020) lalu.

“Tertangkapnya tidak di satu tempat. Mereka tertangkap di beberapa kota di Jawa Barat. Seperti di Sumedang, Kuningan, Cimahi, dan juga Bandung,”katanya saat dihubungi MURIANEWS via telepon, Rabu (22/7/2020).

Ia menyatakan hingga saat ini ada delapan pelaku yang ditengarai beraksi dalam perampokan itu. Namun baru ada tujuh pelaku yang tertangkap, dan satu lainnya masih diburu.

“Satu tersangka berinisial H belum tertangkap. Sekarang masih menjadi DPO pihak kepolisian,” ucapnya.

Untuk barang bukti yang diamankan yakni mobil Toyota Kijang Innova Reborn, Grandmax, serta sertifikat sebanyak 71 buah.

“Selain itu ada juga uang tunai kurang lebih Rp 1,6 miliar dan perhiasan emas dengan berat 900 gram lebih. Untuk Grandmax yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksi dan memindahkan barang hasil kejahatan,” jelasnya.

Baca juga:

Sementara itu, Direskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto menyebutkan, dalam melakukan aksinya, para pelaku memiliki peran yang berbeda. Salah satu tersangka ada yang memiliki tugas untuk mematikan listrik.

Selain itu, empat di antaranya bertugas menyekap korban. Dan sisanya berjaga di luar rumah untuk memastikan situasi tetap aman.

”Jadi mereka sudah punya tugas masing-masing. Modusnya mereka mematikan listrik. Saat korban keluar, mereka langsung masuk dan menyekap penghuni rumah untuk menguras hartanya,” ungkapnya.

Pelaku bakal dijerat Pasal 365 KUHP ayat (2) tentang Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...