Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Data Berubah, Ratusan Nama Penerima Bantuan di Jepara Hilang

MURIANEWS, Jepara – Penyaluran program Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap dua di Kabupaten Jepara dipastikan menimbulkan masalah baru bagi Pemkab setempat.

Pasalnya, ratusan penerima JPS di Kota Ukir yang sebelumnya mendapat batuan di tahap pertama tak terdata atau hilang dari daftar di tahap kedua.

Kabid Pemberdayaan sosial dan Fakir Miskin pada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos-Permades) Jepara, Antok menyebutkan perubahan daftar penerima tersebut paling mencolok pada program Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) yang dilaksanakan oleh Dinsos Provinsi Jawa Tengah.

Baca: Dana BLT APBD Jepara Bisa Diambil Semua Tanpa Saldo di ATM

Dalam pencairan tahap dua ini, setidaknya ada 200an penerima bantuan yang hilang.

“Data ini yang me-release adalah pihak Dinsos Jawa Tengah. Jadi ada warga yang pada tahap pertama penyaluran menerima, pada tahap ke dua ini namanya hilang. Soal ini menimbulkan banyak komplain dari masyarakat. Kami masih terus melakukan koordinasi dan konfirmasi ke provinsi,” ujar Antok, Rabu (22/7/2020).

Ia menjelaskan, pada program BSNT Provinsi Jawa Tengah, memang sempat ada evaluasi data penerima bantuan setelah dilakukan penyaluran tahap pertama.

Baca: Janda Adik Penjual Tanah di Kudus yang Viral Sempat Mau Diboyong Pria dari Luar Negeri

Bantuan yang tidak diambil pada penyaluran tahap pertama, maka nama-nama penerimanya akan langsung dihilangkan pada penyaluran tahap selanjutnya. Dalam proses inilah kemungkinan ada kekeliruan dalam entry datanya.

Hal yang sama juga terjadi pada proses penyaluran program Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial. Sejauh ini sudah dilaporkan ada sekitar 90 nama penerima hilang dari data penerima pada tahap kedua.

Untuk penyaluran BST Kementrian Sosial tahap kedua rencananya akan segera disalurkan kembali. Saat ini masih menunggu perbaikan data penerima dari Kementrian Sosial.

Baca: Satpol PP Segel Sejumlah Karaoke di Jepara, PK Juga Ikut Dibina

“Memang ada beberapa masalah terkait soal data penerima. Kami sebenarnya sudah memberi waktu untuk dilakukan perbaikan dari masing-masing desa jika ada yang belum pas. Tapi komplainnya datang setelah waktu perbaikan ditutup. Kami yang akhirnya harus pontang-panting melakukan koordinasi ulang,” keluh Antok.

Sementara itu Pimpro Penyaluran BSNT PT Pos Cabang Jepara, Lardi menyatakan untuk data penerima memang ada beberapa yang hilang. Di Desa Bandung Harjo, Donorojo, bahkan semua data penerima sampai saat ini belum turun.

Jumlahnya sekitar 200-an warga. Di luar desa tersebut ada satu dua data yang juga hilang.

Baca: Kasus Positif Covid-19 di Jepara Tambah 24 Orang, 34 Pasien Sembuh

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinsos Permades Jepara mengenai permasalahan ini. Dari koordinasi yang sudah dilakukan, pihak Dinsos Permades Jepara masih akan terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah. PT Pos sendiri akhirnya menyalurkan bantuan yang datanya sudah tidak ada masalah, pada tahap ke-2 ini.

“Untuk data yang hilang masih akan ditangani oleh Dinsos Permades Jepara. Penyalurannya akan dilakukan nanti setelah data-data yang masih kurang selesai di verifikasi. Kami saat ini sudah mulai menyalurkan BSNT tahap kedua pada pekan ini,” ujar Lardi.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...